Netral English Netral Mandarin
01:27wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Harga Emas Naik di Akhir Perdagangan, Ini Penyebabnya

Selasa, 24-Agustus-2021 05:18

Ilustrasi Emas Batangan
Foto : MarketWatch
Ilustrasi Emas Batangan
14

CHICAGO, NETRALNEWS.COM - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik di akhir perdagangan Senin (23/8/2021) atau Selasa (24/8/2021) pagi  karena dolar AS melemah.

 

Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember naik 22,3 dolar AS, atau 1,25 persen, menjadi ditutup pada 1,806,3 dolar AS per ounce.

 

Analis pasar mencatat bahwa kekhawatiran atas varian Delta dari virus COVID-19 dan penularannya mengguncang Wall Street, dan mungkin mendorong perpindahan ke emas sebagai tempat investasi yang aman.

 

Investor juga menunggu berita dari simposium kebijakan moneter Jackson Hole tahunan Federal Reserve akhir pekan ini untuk dijadikan sebagai panduan pasar.

 

Data ekonomi yang dirilis pada hari Senin beragam. Indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur terbaru dari IHS Markit berada di 61,2 di bulan Agustus, turun dari 63,4 di bulan Juli; dan data IHS Markit terbaru untuk PMI jasa berada di 55,2 di bulan Agustus, turun dari 59,9 di bulan Juli.

 

The National Association of Realtors melaporkan bahwa penjualan rumah di AS naik 2 persen dari Juni ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 5,99 juta unit pada Juli, mengalahkan perkiraan.

 

Perak untuk pengiriman September naik 54,4 sen, atau 2,35 persen, menjadi ditutup pada 23,656 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 19,9 dolar, atau 2 persen, menjadi ditutup pada 1.014,1 dolar per ounce.

Reporter : Antara
Editor : Sesmawati