Netral English Netral Mandarin
13:33wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Harga Minyak Mentah Naik di Akhir Perdagangan, Ini Pemicunya

Rabu, 11-Agustus-2021 09:00

Ilustrasi Kilang Minyak
Foto : Istimewa
Ilustrasi Kilang Minyak
30

NEW YORK, NETRALNEWS.COM - Harga minyak di New York Mercantile Exchange pada perdagangan Selasa (Rabu 11/8/2021 pagi) ditutup naik, setelah aksi jual besar-besaran menyusul kekhawatiran semakin merebaknya penyebaran varian Delta COVID-19.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober naik 1,59 dolar, atau 2,3 ​​persen menjadi ditutup pada 70,63 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.

 

Sementara, harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman September bertambah 1,81 dolar AS, atau 2,7 persen, menjadi menetap di 68,29 dolar AS per barel.

 

Sehari sebelumnya, Senin, patokan minyak mentah AS dan Brent masing-masing turun 2,6 persen dan 2,3 persen, karena para khawatir tentang prospek permintaan di tengah cepatnya penyebaran varian Delta COVID-19.

 

Pedagang menunggu data resmi tentang persediaan bahan bakar AS karena Administrasi Informasi Energi (EIA) akan merilis laporan status minyak mingguannya pada hari Rabu.

 

Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan publikasi EIA menunjukkan penurunan 600.000 barel dalam pasokan minyak mentah AS untuk minggu lalu.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli