Netral English Netral Mandarin
12:40wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Harga Minyak Naik di Akhir Perdagangan, Setelah Menderita Kerugian pada Pekan Lalu

Rabu, 25-Agustus-2021 07:18

Ilustrasi Kilang Minyak
Foto : Istimewa
Ilustrasi Kilang Minyak
22

NEW YORK, NETRALNEWS.COM  -Harga minyak naik pada akhir perdagangan Selasa (24/8/2021) atau Rabu (25/8/2021) pagi memperpanjang kenaikan besar pada sesi sebelumnya. 

West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober melonjak 1,9 dolar AS, atau 2,9 persen menjadi menetap pada 67,54 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober naik 2,3 dolar, atau 3,3 persen menjadi ditutup pada 71,05 dolar per barel di London ICE Futures Exchange. 

"Harga minyak, didukung oleh dolar AS yang lebih lemah dan sentimen pasar yang umumnya positif, memulai gerakan balasan yang kuat setelah menderita kerugian besar pada pekan lalu," Carsten Fritsch, analis energi di Commerzbank Research, mengatakan dalam sebuah catatan pada Selasa (24/8/2021). 

“Tampaknya kekhawatiran terhadap permintaan yang masih mendominasi minggu lalu mulai menghilang, setidaknya untuk saat ini,” katanya, menambahkan “salah satu bagian penting dalam hal ini adalah keberhasilan nyata yang dimiliki pihak berwenang China dalam memerangi penyebaran varian Delta." 

Pada Senin, WTI dan Brent masing-masing melonjak 5,6 persen dan 5,5 persen.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli