Netral English Netral Mandarin
04:00wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Harga Minyak Sawit Mentah di Jambi Naik Signifikan

Sabtu, 09-Oktober-2021 11:30

Ilustrasi Kelapa Sawit
Foto : Istimewa
Ilustrasi Kelapa Sawit
6

JAMBI, NETRALNEWS.COM  - Harga minyak sawit mentah atau CPO di Jambi pada periode 1-7 Oktober 2021, naik signifikan sebesar Rp221 per kilogram dari harga Rp11.889 per kilogram menjadi Rp12.110 per kilogram bandingkan peridoe sebelumnya. 

Hasil yang ditetapkan tim perumus untuk harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit juga naik sebesar Rp50 per kilogram dari Rp2.117 menjadi Rp2.167 sedangkan inti sawit peridoe kali ini naik signifikan sebesar Rp427 per kilogram atau dari Rp5.920 per kilogram jadi Rp6.347 per kilogram, kata Panitia Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Jambi, Putri Rainun, yang diterima Sabtu (9/10/2021). 

Untuk harga CPO dan TBS sawit beberapa peridode terakhir ini terus mengalami penurunan pada beberapa waktu periode lalu berdasarkan hasil keputusan dari kesepakatan tim perumus harga CPO di Jambi bersama para petani, perusahaan perkebunan sawit serta pihak terkait. 

Berikut selengkapnya, harga TBS untuk usia tanam tiga tahun yang ditetapkan untuk periode kali ini adalah Rp2.167 per kilogram, usia tanam 4 tahun Rp2.295 per kilogram, usia tanam 5 tahun Rp2.402 per kilogram, usia tanam 6 tahun Rp2.503 per kilogram, dan usia tanam 7 tahun Rp2.567 per kilogram. 

Kemudian untuk usia tanam 8 tahun senilai Rp2.620 per kilogram, usia tanam 9 tahun Rp2.672 per kilogram, usia tanam 10 sampai dengan 20 tahun Rp2.751 per kilogram, usia 21 hingga 24 tahun Rp2.665 per kilogram dan di atas 25 tahun Rp2.538 per kilogram. 

Penetapan harga CPO, TBS, dan inti sawit merupakan kesepakatan tim perumus dalam satu rapat dihadiri para pengusaha, koperasi, dan kelompok tani sawit setempat dan berdasarkan Peraturan menteri pertanian dan peraturan gubernur.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli