Netral English Netral Mandarin
00:00wib
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan keputusan pemerintah untuk menggelontorkan dana triliunan rupiah ke perusahaan-perusahaan produsen minyak goreng dinilai sudah sangat tepat. Komisi Pemberantasan Korupsi mengembangkan kasus korupsi proyek infrastruktur di Kabupaten Buru Selatan 2011-2016.
Hari Anti Korupsi se-Dunia, KPK Didesak Bersih-Bersih Pelaku KKN dari PT Antam

Minggu, 05-December-2021 14:18

PT Aneka Tambang (Antam)
Foto : Istimewa
PT Aneka Tambang (Antam)
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menjelang tanggal 9 Desember 2021 (Hakordia) peringatan hari anti korupsi sedunia. Eksponen aktivis 98 meminta KPK menangkap oknum - oknum pelaku KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) di PT. Aneka Tambang Tbk (Antam).

Selain itu, Eksponen 98 juga mendesak Kementerian BUMN untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan manajemen PT. Antam Tbk, bahkan jika perlu dibubarkan saja.

"Kami juga meminta Kementerian BKPM dan Kementerian BUMN untuk mengeliminir PT. Antam Tbk dari konsorsium besar di PT. Industri Baterai Indonesia," tegas Presidium Eksponen 98, Agung Wibowo Hadi, Minggu (5/12/2021).

Ditambahkannya, PT Antam Tbk adalah salah satu BUMN yang kerap bermasalah. Mulai dari pembayaran Rp817,4 milyar pada proses jual beli dan dugaan kasus penipuan dalam proses jual beli serta dugaan korupsi pengelolaan dan pengolahan Anoda logam.

"Masih ada lagi, yakni kasus pengalihan izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Sarolangun. Skandal Impor Emas sebesar 47,1 trilyun, dan yang terbaru adalah terbengkalainya proyek pembangunan smelter nikel di Halmahera dari tahun 2019 hingga saat ini," ungkap Hadi.

"Ini menandakan ada yang tidak beres dalam pengelolaan manajemen PT. Aneka Tambang Tbk, hingga menimbulkan kerugian negara triliunan rupiah," pungkasnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli

Berita Terkait

Berita Rekomendasi