Netral English Netral Mandarin
22:56wib
Ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Tonang Dwi Ardyanto menduga bahwa varian Omicron sudah masuk Indonesia. Sebanyak 10.000 buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di tiga tempat, yakni Istana Kepresidenan, Mahkamah Konstitusi, dan Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.
Hari Sumpah Pemuda 2021, Menpora: Rekatkan Persatuan, Bangkit dari Keterpurukan Akibat Pandemi

Kamis, 28-Oktober-2021 22:20

Menpora, Zainuddin Amali
Foto : Istimewa
Menpora, Zainuddin Amali
23

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyampaikan, peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 tahun 2021 mengangkat tema 'Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh.'

Amali mengatakan, tema tersebut diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda.

“Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa," kata Menpora Amali dalam sambutannya pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93, di Auditorium TVRI, Jakarta, Kamis (28/10/2021), seperti dilansir dari laman resmi Kemenpora RI.

"Tema ini sesungguhnya diperuntukkan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi penting karena di tangan pemudalah kita berharap Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi,” sambungnya.

Menurut Menpora Amali, pemuda juga memiliki peran penting dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Selain itu, pemuda juga harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan global demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik. 

“Untuk itu, momentum Hari Sumpah Pemuda yang kita peringati hari ini, harus mampu menjadi perekat persatuan kita sebagai bangsa untuk bersama-sama bangkit melawan pandemi, serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kokoh melalui kewirausahaan pemuda,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menpora menuturkan, persatuan pemuda saat ini juga menjadi penentu kemajuan bangsa Indonesia. Sekitar 65 juta pemuda Indonesia menjadi harapan besar kemajuan bangsa yang sudah didepan mata. 

“Persatuan menjadi syarat mutlak sebuah loncatan perubahan dan menghadapi berbagai tantangan. Ke depan, tantangan bagi bangsa Indonesia khususnya bagi para pemuda tentunya tidak semakin ringan, akan tetapi dengan komitmen bersatu dalam keragaman menjadi modal sosial dalam menghadapi berbagai hambatan dan tantangan bangsa ke depan,” jelasnya. 

Menpora Amali kemudian berbicara mengenai pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia, termasuk di Tanah Air. Tak hanya berdampak pada kesehatan, wabah ini juga memberi pengaruh terhadap kondisi perekonomian, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia. 

“Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan, baik untuk menanggulangi pandemi covid-19 dibidang kesehatan maupun menanggulangi dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi,” terangnya. 

“Penanganan Covid-19 menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan, pencapaian ini tentunya bukan saja kerja pemerintah sendiri, akan tetapi partisipasi seluruh lapisan masyarakat terutama peran para relawan, ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan juga kerja keras para tenaga medis,” pungkas Menpora.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi