Netral English Netral Mandarin
03:17wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Hasil Survei di Jatim, Elektabilitas Ganjar Ungguli Prabowo, Anies Tiga Besar

Senin, 11-Oktober-2021 08:20

Survei The Republic Institut
Foto : Istimewa
Survei The Republic Institut
6

SURABAYA, NETRALNEWS.COM - Lembaga survei The Republic Institute mengeluarkan rilis terbarunya terkait tingkat elektabilitas sejumlah tokoh politik yang potensial untuk berkompetisi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Menariknya tingkat keterpilihannya atau elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mampu mengungguli tokoh sekelas Prabowo Subianto maupun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Ya sebaran untuk elektabilitas capresnya menarik dimana Ganjar Pranowo sebesar 31,4% yang unggul atas Prabowo Subianto (23,0%) dan Anies Baswedan (12,3%) maupun tokoh lain seperti Airlangga Hartarto (4,5%), Agus H. Yudhoyono (3,3%), Khofifah (3,2%), Tri Rismaharini (2,9%), Muhaimin Iskandar (2,2%), Ridwan Kamil (1,9%), Sandiaga Uno (1,5%), dan yang belum menentukan (11,6%)," kata Dr. Sufyanto selaku Direktur The Republic Institute dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/10/2021).

Menurut Sufyanto, alasan mengapa Ganjar sangat mendominasi dari sisi elektabilitas dikarenakan kader PDIP itu diidentifikasi oleh masyarakat Jawa Timur sebagai sosok yang memiliki kepribadian dan jiwa kepemimpinan seperti Jokowi, dan masyarakat Jawa Timur sampai sekarang masih sangat mengidolakan Jokowi.

“Alasan lain elektabilitas Ganjar tinggi, karena sering muncul di media sosial, terutama televisi dan youtube, baik saat berkunjung ke lapangan maupun menyelesaikan masalah-masalah yang ditemukan di lapangan. Tingginya suara Ganjar juga disebabkan karena orangnya low profile, sehingga ketika turun di masyarakat sering langsung masuk warung dan ikut makan bersama-sama dengan masyarakat lain yang ada di warung, dan itu tidak ditemukan pada calon presiden yang lain,” katanya.

Sementara itu, penjelasan mengapa elektabilitas Prabowo tidak terlalu besar dan masih di bawah Ganjar, menurut Sufyanto hal tersebut dikarenakan Prabowo selama 2,5 tahun terakhir sebagai Menteri Pertahanan dirasa belum menyelesaikan masalah-masalah di masyarakat.

"Apalagi Prabowo jarang turun ke masyarakat untuk menyapa. Prabowo juga tidak memiliki gebrakan terkait kebijakan yang pro rakyat," pungkas dosen politik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) tersebut.

Untuk diketahui, lembaga riset The Republic Institute melakukan penelitian jenis survei. Adapun teknik pengambilan sampelnya adalah multistage random sampling dengan jumlah sampel keseluruhan sebanyak 1.225 responden tersebar di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Proses pengambilan sampel dilakukan pada tanggal 1-13 September 2021 lalu dengan margin of error sebesar 2,8 %.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP