Netral English Netral Mandarin
00:33wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Heboh Dokter Campurkan Spermanya di Makanan Istri Rekan Seprofesi, Netizen: Berpendidikan Belum Tentu Punya Akhlak

Selasa, 14-September-2021 07:36

Ilustrasi pelecehan seksual
Foto : Berita Heboh
Ilustrasi pelecehan seksual
18

SEMARANG, NETRALNEWS.COM - Heboh seorang dokter membubuhkan  spermanya ke dalam makanan istri rekan seprofesinya ramai menjadi sorotan warganet. 

Di akun FB Mak Lambe Turah, Selasa 14 September 2021, banyak netizen mengecam perbuatan tersebut. 

Johni Salim: “Selesia lah kalau dia masuk penjara.bakalan bonyok.”

June Wang: “Duh.. Eman2 profesi nya, udh skolah mahal2 dibuang krn perbuatan sia2.”

RV Teknisi: “Dokter bajingan.”

Triana Anna: “Kepintaran jd jebol ilmune ujunge stresss.”

Tini Jayadi: “Dokter jebolan mana ya punya kelakuan spt ini. Jijiiiiik.....!!!”

Rully Sihombing: “Berpendidikan tinggi blon tentu punya ahlak kata orang bijak ternyata fakta.”

Untuk diketahui, seorang dokter dilaporkan ke Komnas Perempuan karena diduga telah melakukan pelecehan sek&&al terhadap seorang wanita di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pelecehan seksual yang dilakukan dokter tersebut yaitu dirinya diduga telah mencampurkan sperma miliknya ke dalam makanan istri rekannya. Polisi pun bergerak cepat dan mengusut kasus yang menghebohkan tersebut. Berikut ini 5 fakta kasus tersebut yang dirangkum redaki, Senin (13/9/2021).

Pelaku pelecehan seksual itu sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di sebuah universitas di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pelaku adalah teman seprofesi satu angkatan suami korban. Ia diduga telah mencampurkan sperma miliknya ke dalam makanan yang dikonsumsi korban.

Pendamping korban dari Legal Resource Center untuk Keadlian Jender dan HAM (LRCKJHAM), Nia Lishayati, mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat korban bersama suaminya, tinggal dalam satu rumah kontrakan bersama pelaku.

Nia, mengatakan sebelum tinggal dalam satu rumah kontrakan, korban sebenarnya tidak setuju pelaku tinggal bersama dirinya dan suami. Pelaku mengaku enggan menyewa rumah sendiri lantaran alasan biaya. Keluarga korban sebenarnya tidak setuju namun pelaku bersikeras dengan alasan tersebut.

“Pelaku sebenarnya juga sudah memiliki istri dan anak. Tapi, istrinya tidak dibawa ke Semarang. Pelaku juga sudah bekerja sebagai dokter dan memiliki klinik di luar Semarang,” tutup Nia.

Kejadian tidak sopan tersebut awalnya diketahui karena korban curiga tudung saji tempat menyimpan makanan miliknya selalu berubah posisi dan berubah bentuk.

“Korban semula mencurigai adanya kucing atau tikus di rumah kontrakan tersebut,” ujarnya dilansir solopos, Senin (13/9/2021).

Namun kecurigaan tidak terjawab karena tidak adanya binatang peliaraan seperti kucing atau pun tikus di rumah kontrakan itu.

Untuk membuktikan kecurigaan tersebut, korban pun kemudian memasang rekaman video melalui gawai yang diletakkan di tempat tersembunyi. Ia pun kaget setelah melihat rekaman video dari iPad miliknya. Ia melihat pelaku mengintip dirinya yang sedang mandi sambil melakukan masturbasi.

Dia melanjutkan, selaku melakukan mastrubasi, pelaku meletakan sperma miliknya ke dalam makanan yang disiapkan korban untuk sang suami.

“Bisa dibayangkan korban dan suami, dalam jangka waktu yang lama memakan makanan yang tercampur dengan sperma. Hal ini membuat korban trauma dan merasa tertekan,” jelasnya.

Korban yang tidak terima dengan perbuatan pelaku, memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke Komnas Perempuan, yang merekomendasikan ke LRCKJHAM pada Desember 2020.

Dari kasus tersebut, pelaku juga disebut telah melanggar pasal 281 KUH Pidana barang siapa dengan sengaja dan terbuka melanggar kesusilaan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati