3
Netral English Netral Mandarin
18:33 wib
Timnas Indonesia U-23 akan berhadapan dengan Bali United dalam laga uji coba yang akan berlangsung hari ini. Pemerintah masih menganggap persoalan di tubuh Partai Demokrat yang berujung pada Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang merupakan persoalan internal partai.
Heboh Situs Porno Dimuat di Buku Sosiologi SMA, Netizen: Ada2 aja Anak Buah Mas Menteri

Kamis, 11-Februari-2021 15:25

Heboh Situs Porno Dimuat di Buku Sosilogi SMA
Foto : Infomenia.net
Heboh Situs Porno Dimuat di Buku Sosilogi SMA
1

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Jagad media sosial heboh dengan adanya temuan situs porno dimuat dalam Buku Pelajaran Sosiologi SMA Kelas XII. Pihak kementerian Pendidikan pun dituding-tuding kecolongan.

Di akun FB Mak Lambe Turah, Kamis (11/2/21), temuan tersebut ramai dikomentari netizen.

Mak Lambe Turah: "Ada2 aja nih anak buah mas menteri."

Dien Novita: "Yang buat kurikulum pasti suka nonton film si kakek..."

Frizal Ramayanta: "Yang harusnya disanksi tegas itu penerbitnya. Buat apa ngegaji editor tapi masih bisa lolos? Kalo nggak ada editornya maka nggak layak untuk dicetak dan diedarkan. Telusyri juga, kok bisa cetak dan diedarkan padahal ini buku pelajaran?"

Capttain Jack: "Kemendikbud kita siapa sih.. kok dari dulu diem" aja kesanya seperti ada kekosongan didalam dunia pendidikan indonesia."

Sebelumnya diberitakan, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) melaporkan bahwa ada sebuah Buku Pelajaran Sosiologi SMA Kelas XII yang diduga memuat situs porno, pemerintah diminta segera menindaklanjuti.

Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim mengungkapkan dalam buku sosiologi yang sebenarnya membahas topik mengenai "Pemberdayaan Masyarakat Kampung Naga" di Jawa Barat justru memberikan tautan situs yang bermuatan pornografi.

"Situsnya: www.kalangsund*.net, coba buka pakai HP. P2G Sampai saat ini (11/2/2021), P2G masih menemukan bahwa situs yang ditautkan di dalam buku resmi siswa tersebut masih ada berisikan konten porno," kata Satriwan dalam keterangannya seperti dinukil Suara.com.

Ketika coba membuka situs tersebut melalui handphone, ditemukan bahwa laman kalangsund*.net langsung dialihkan ke situs yang berisi konten kartun dewasa.

Satriwan meminta Mendikbud Nadiem Makarim untuk segera menindaklanjuti dan menarik buku ini dari peredaran karena bisa merusak pendidikan dan moral anak bangsa.

"Hingga sekarang Mas Nadiem belum merespon kasus ini, berbeda perlakuannya dengan kasus jilbab di Padang yang responnya sangat sigap," ucapnya.

Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga diminta untuk memblokir situs tersebut.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto