Netral English Netral Mandarin
13:51wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 optimistis target capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia akan rampung sesuai target awal pemerintah yakni pada Desember 2021. Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat.
Heboh Mukmin Sunnah, Akhmad Sahal: Nabi Diutus Sempurnakan Akhlak Bukan Ngatur Potongan Celana, Itu Urusan Penjahit

Minggu, 25-April-2021 14:15

Akhmal Sahal dan ilustrasi Mukmin Sunnah
Foto : Kolase Netralnews
Akhmal Sahal dan ilustrasi Mukmin Sunnah
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Viral soal “mukmin Sunnah” yang berisi propaganda “ada neraka di celanamu” ditanggapi serius oleh Akhmad Sahal atau biasa dipanggil Gus Sahal. 

Ia mengaitkan dengan tugas utama nabi yang diutus untuk memperbaiki akhlak manusia bukan mengurus celana.

“Yg dilarang Nabi itu KESOMBONGAN (saat itu identik dgn manjangin kain di bawah mata kaki). Isunya di sombongnya, bkn model pakaian. Celana cingkrang tp sok paling surga itu jg sombong,” kata Gus Sahal, Minggu 25 April 2021.

“Nabi diutus utk sempurnakan akhlak, bukan ngatur potongan celana. Itu urusan penjahit,” tegasnya.

Adapun gambar yang ia unggah bertuliskan:

"MUKMIN SUNNAH, Ada neraka di celanamu. Dari Abu Hurairah bahwasannya Nabi bersabda: "Kain (celana) yang berada di bawah mata kaki itu berada di neraka" HR Bukhari 5787"

Sejumlah netizen memberikan tanggapan:

Dedi Mahardi: “Karena beragama mengutamakan tampilan, akhirnya inti dari agama terabaikan…”

BARON BAONG: “Kalo celana diatas mata kaki dan menjauhi kesombongan boleh?”

Iwan الإيوان: “Suruh dakwah di UEA.”

Yan 69: “Banyak yg bilang nabi diturunkan utk menyempurnakan akhlak, tp faktanya berapa banyak org yg ikuti tata cara nabi akhlaknya malah rusak?”

Firdaus Amri: "Ap itu kesombongan? Di hadisnya dijelaskan, "Menolak kebenaran dan merendahkan manusia."

Bamsud: “Mksdnya dia itu lg promo.... biar usaha permak lepis dia rame.”

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto