Netral English Netral Mandarin
14:32wib
Amerika Serikat mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Indonesia karena angka penularan infeksi virus corona (Covid-19) yang dinilai tinggi dan kemungkinan adanya serangan teror. Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di RSD Wisma Atlet mulai mengalami peningkatan pada 3-4 pekan pasca-Lebaran. BOR RS sudah mencapai 75,19 persen.
Heboh Zaskia Kritik Teriak Bangunkan Sahur Pakai Toa Masjid, Menag Angkat Bicara, Muannas: Gus Yaqut Joss!

Sabtu, 24-April-2021 09:45

Menag Yaqut Cholil Qoumas
Foto : Kemenag
Menag Yaqut Cholil Qoumas
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Muannas Alaidid mengapresiasi sikap tegas dan respons cepat Menag  Yaqut Cholil Qoumas terhadap polemik toa masjid digunakan untuk membangunkan sahur. 

“Gus Yaqut joss.. Cc @Hanungbramantyo,” kata Muannas Alaidid, Sabtu (24/4/21). 

⁩Ia juga mengunggah tautan terkait artis Zaskia yang mengkritik bangunkan sahur teriak di toa, Menag sebut wajar bila merasa terganggu.

Untuk diketahui, Artis Zaskia Adya Mecca protes soal cara membangunkan sahur dengan teriakan melalui Toa masjid. Menteri Agama  Yaqut Cholil Qoumas menganggap wajar Zaskia terganggu. 

Dia lantas menyinggung bacaan salat yang dilarang mengeraskan suara agar tak mengganggu orang lain.

"Jika Zaskia merasa terganggu, ya wajar saja," kata Gus Yaqut, sapaan akrabnya, kepada detikcom, Jumat (23/4/2021).

"Orang yang salat saja dilarang mengeraskan bacaan salatnya yang bisa mengganggu orang lain yang sedang salat, apalagi orang yang teriak-teriak membangunkan orang seperti itu. Bagaimana jika yang di dekatnya situ sedang menjalankan salat? Apakah tidak terganggu?" lanjutnya.

Gus Yaqut mengatakan alangkah lebih baik jika takmir masjid bermusyawarah memutuskan seperti apa membangunkan warga untuk sahur di lingkungan sekitar. Sebab, tidak semua orang melaksanakan ibadah puasa. Dia meminta ibadah harus bertoleransi.

"Sebenarnya, pihak takmir masjid beserta lingkungan sekitarnya bermusyawarah, akan jauh lebih baik. Sejauh apa membangunkan orang sahur yang mungkin tujuannya baik, tidak mengganggu warga sekitar. Karena tidak semua orang, bahkan muslim sekalipun, berkewajiban berpuasa Ramadhan, sehingga tidak perlu dibangunkan di waktu sahur. Intinya, semua harus bertoleransi," ujarnya.

Lebih jauh Gus Yaqut menyebut adanya syarat-syarat penggunaan pengeras suara masjid yang tercantum dalam instruksi Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam. Di antaranya adalah orang yang terampil dan memiliki suara fasih atau tidak sumbang.

"Sebenarnya sudah ada instruksi Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 101 Tahun 1978 tentang 'Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musholla' ada syarat-syarat penggunaan pengeras suara, salah satunya 'pengguna pengeras suara adalah orang yang terampil dan bukan yang sedang coba-coba atau masih belajar, pengguna pengeras suara hendaknya memiliki suara yang fasih, dan tidak sumbang'," tuturnya.

Sebelumnya, dalam video yang diunggah di Instagram seperti dilihat Jumat (23/4/2021), Zaskia Adya Mecca bertanya-tanya model membangunkan sahur dengan berteriak di Toa masjid. Dia bingung kalau cara itu disebut tengah hits alias tren.

"Cuma mau nanya ini bangunin model gini lagi HITS katanya?! Trus etis ga si pake toa masjid bangunin model gini?? Apalagi kita tinggal di Indonesia yang agamanya pun beragam.. Apa iya dengan begini jadi tidak mengganggu yang lain tidak menjalankan Shaur?!" tulis Zaskia Adya Mecca dinukil detik.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto