Netral English Netral Mandarin
05:25wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Imbau Kader di Daerah Tahan Diri, Anak Buah AHY: Bersiap Saja, Jika Mendesak Diminta Masuk Jakarta

Sabtu, 25-September-2021 21:00

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon
Foto : Istimewa
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon mengaku mendapat banyak pesan dari kader Demokrat di daerah yang isinya mereka marah karena partainya kerap diganggu.

Jansen menyampaikan reaksi kader Demokrat itu setelah kubu kongres luar biasa (KLB) pimpinan Moeldoko menggandeng pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra untuk mengajukan judicial review terhadap AD/ART Partai Demokrat era kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Mahkamah Agung (MA).

"Karena tidak bisa menjawab semua pesan dari teman-teman yang masuk sejak pagi yang marah kenapa kita terus diganggu," tulis Jansen di akun Twitternya, Jumat (24/9/2021).

Mendapat pesan demikian, Jansen menghimbau kepada para kader Demokrat di daerah agar tetap tenang dan menahan diri untuk tidak datang ke Jakarta, sambil menunggu informasi lanjutan dari DPP Demokrat.

"Untuk seluruh kader & pengurus @PDemokrat di Indonesia TETAP TENANG! Tahan diri di daerah masing- masing jangan datang ramai-ramai ke Jakarta dulu, masih Covid. Nanti DPP akan mengabari jika dibutuhkan," cuit @jansen_jsp.

Jansen menyampaikan bahwa sejauh ini situasi masih terkendali. AHY, disebutnya, telah berada di Jakarta untuk memimpin langsung langkah yang bakal diambil Demokrat dalam menghadapi pihak-pihak yang menggangu partai berlambang bintang mercy itu.

"Semua situasi masih terkendali. Ketum AHY sekarang juga sudah ada di Jakarta memimpin langsung semua langkah yang akan diambil. Setelah 2 hari kemarin di Kalbar meresmikan kantor partai kita," kata Jansen.

Ia pun kembali mengingatkan supaya para kader tetap tenang dan bersiap di daerah masing-masing, dan jika situasi mendesak maka DPP akan meminta masuk Jakarta.

"Jadi semua tetap tenang, bersiap saja di daerah masing-masing jika mendesak diminta masuk Jakarta. Salam!" tutup Jansen.

Sebelumnya diberitakan, empat mantan kader Partai Demokrat yang merapat ke kubu Moeldoko menggandeng Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum dalam mengajukan judicial review ke MA dengan termohon Menkumham Yasonna Laoly selaku pihak yang mengesahkan AD/ART Partai Demokrat pada Mei 2020 lalu.

Empat kader itu antara lain eks Ketua DPC Partai Demokrat Ngawi Isnaini Widodo, eks Ketua DPC Partai Demokrat Bantul Nur Rakhmat Juli Purwanto, eks Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tegal Ayu Palaretins, dan eks Ketua DPC Partai Demokrat Samosir Binsar Trisakti Sinaga.

Mantan kader Demokrat yang mengajukan judicial review itu dipecat AHY lantaran ikut dalam KLB Deli Serdang yang mengangkat Moeldoko sebagai ketua umum.

"Judicial review dimaksud meliputi pengujian formil dan materil terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) Partai Demokrat Tahun 2020 yang telah disahkan Menkumham tanggal 18 Mei 2020," kata Yusril Ihza Mahendra melalui siaran pers, Kamis (23/9/2021).

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati