Netral English Netral Mandarin
06:19wib
DPR mengusulkan agar pemerintah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau semi lockdown saat akhir pekan dan hari libur. PPATK menyatakan ada 80 hasil analisis transaksi keuangan yang mencurigakan dan mengalami kebocoran terkait penggunaan dana otonomi khusus dan APBD di Papua.
Hina Kapolres Tanjungpinang, Pemilik Akun FB Ini Diburu Polisi

Senin, 15-Februari-2021 14:33

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra
Foto : Batamnews
Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra
7

TANJUNGPINANG, NETRALNEWS.COM - Satserkrim Polres Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menyelidiki pemilik akun facebook palsu Ufay Siregar yang memposting ujaran dugaan penghinaan terhadap Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando.

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra menyebut dari informasi sementara, akun media sosial tersebut terlacak di Pulau Jawa.

"Kami pasti akan menangkap pelaku dibalik postingan penghinaan Kapolres," kata Reza di Tanjungpinang, Senin (15/2/2021). 

Reza mengatakan akun Ufay Siregar menyebar postingan ujaran penghinaan Kapolres di laman grup facebook "info pinang bebas posting" pada tanggal 12 Februari 2021.

Dalam postingannya, kata Reza, pelaku menuding Kapolres AKBP Fernando tidak berani menutup aktivitas judi gelanggang permainan (gelper) di wilayah setempat karena sudah mendapat setoran.

"Manusia ini (Kapolres) tidak berani menutup gelper karena sudah dapat setoran," kata Reza membacakan postingan akun Ufay Siregar.

Lebih lanjut, Reza turut mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat lebih bijaksana menggunakan media sosial agar jangan sampai merugikan orang lain dan terjerat pidana.

Dia menegaskan bahwa sudah ada Undang-Undang Informasi dan Transaski Elektronik (ITE) yang mengatur pengguna media sosial.

"UU ITE ini akan mudah memidanakan kasus pencemaran nama baik, penghinaan dan ujaran kebencian," demikian Reza.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli