Netral English Netral Mandarin
13:53wib
Hampir seluruh negara di dunia meningkatkan pembatasan Covid-19 ketika kasus varian Delta melonjak, yang tidak sedikit orang menentangnya. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa bahu-membahu berupaya melawan pandemi Covid-19.
Hina Palestina, Siswi di-DO dan Pemuda Ditangkap, FH Minta Mendikbud dan Kapolri Turun Tangan

Rabu, 19-Mei-2021 15:58

Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH)
Foto : Istimewa
Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH)
49

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gara-gara menghina Palestina di media sosial (medsos) TikTok, seorang pemuda di Nusa Tenggara Barat (NTB) ditangkap polisi dan seorang siswi SMA di Bengkulu dikeluarkan atau drop out (DO) dari sekolahnya.

Tindakan kepolisian dan pihak sekolah itu mengundang reaksi keras dari banyak pihak di medsos, salah satunya datang dari mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand mengatakan, demi bangsa asing, pihak-pihak tersebut rela menghancurkan masa depan anak bangsa. Ia juga mempertanyakan nasionalisme orang-orang yang telah menindak pemuda dan siswi penghina Palestina itu.

"Demi bangsa asing kalian rela hancurkan masa depan anak bangsa ini dari bangku sekolah? Demi bangsa asing kalian tega penjarakan anak bangsa ini?," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Rabu (19/5/2021).

"Ayolah...!! Dimana Nasionalisme mu kawan? Lindungi bangsa ini dan anak cucunya, bukan menghancurkannya karena cintamu pada bangsa asing..!," tegasnya.

Untuk kasus siswi berinisial MS (19) di Bengkulu, Ferdinand meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) turun tangan dan mengembalikan hak siswi tersebut serta menegur pihak-pihak yang telah mengeluarkan MS dari sekolah.

"Kepada Yth @Kemdikbud_RI saya mohon agar anak ini segera dikembalikan haknya di sekolah, tegur pihak yang mengeluarkannya. Sekolah tempat mendidik bukan menindas," tulis @FerdinandHaean3.

Sementara untuk kasus pemuda bernama Hilmiadi alias Ucok (23) di NTB, Ferdinand meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar proses hukum terhadap Hilmiadi dihentikan.

"Yth Pak Kapolri @DivHumas_Polri mohon kiranya berkenan agar proses hukum kepada pria ini dihentikan, ini tidak adil bagi yang lain," kata Ferdinand.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati