Netral English Netral Mandarin
11:31wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
HNW Desak Menlu Lobi Internasional untuk Wujudkan Perdamaian di Afghanistan

Minggu, 22-Agustus-2021 22:14

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW)
Foto : MPR.go.id
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW)
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mendesak Pemerintah Indonesia untuk membantu menyelesaikan masalah di Afghanistan setelah Taliban mengambil alih negara tersebut.

Hal tersebut, kata HNW, untuk menunjukkan bahwa Indonesia ikut berperan aktif dalam mewujudkan perdamaian dunia sebagaimana yang diamanatkan konstitusi. 

Apalagi, HNW menyebut selama ini Indonesia berhubungan baik dengan Afghanistan bahkan dengan Taliban. Ia mencontohkan delegasi Taliban yang pernah berkunjung ke Indonesia pada Juli 2019 lalu dan diterima secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan PBNU.

Karenanya, Anggota Komisi VIII DPR itu meminta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk terus melakukan lobi tingkat internasional demi mewujudkan perdamaian di Afghanistan.

HNW melanjutkan, keterlibatan Indonesia dapat dilakukan dengan pendekatan yang oleh Menlu disebut sebagai 'Afghan-Led dan Afghan-Owned', yaitu dengan mengedepankan maslahat dan kepentingan Afghanistan dalam mewujudkan perdamaian dan solusi dengan melibatkan seluruh pihak di internal Afghanistan.

“Sikap Menlu yang bijak ini penting disuarakan lebih serius dan lebih aktif melalui forum-forum internasional seperti di PBB maupun OKI. Dan karena de facto sekarang Taliban yang ‘menguasai’ Afghanistan tetapi masih ada perlawanan dari Panshir dipimpin oleh Ahmad Mashood dan Wapres Amrullah Sholih," ujar HNW melalui keterangan tertulis, Sabtu (21/8/2021).

"Maka penting juga bagi Kemenlu RI untuk melakukan peran lobinya agar bisa dihindarkan perang dan conflict terbuka sesama warga Afghanistan, yang akan makin menyeret Afghanistan kepada kondisi politik, ekonomi maupun sosial yang makin buruk dan makin menyengsarakan Negara dan Bangsa Afghanistan,” jelas Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli