Netral English Netral Mandarin
13:34wib
Publik dihebohkan dengan ucapan selamat hari raya dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada umat Baha'i. Video itu jadi sorotan karena Baha'i bukan salah satu dari enam agama yang diakui negara. Menaker Ida Fauziyah menyatakan karyawan dengan gaji di atas Rp 3,5 juta tetap bisa mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta.
Hotman Paris Minta Polisi Tindak Rumah Duka 'Getok' Biaya Kremasi Jenazah Covid

Selasa, 20-Juli-2021 14:40

Pengacara kondang Hotman
Foto : Istimewa
Pengacara kondang Hotman
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM

Pengacara kawakan Hotman Paris Hutapea menegaskan kalau sekarang ini bisnis kotor terkait pembiayaan kremasi jenazah Covid jadi bancakan. Dia geram dengan modus ambil untung ditengah kesulitan pandemi.

Apalagi, Hotman menerima laporan kalau biayanya naik puluhan kali lipat. Dia mendengar capai Rp 80 juta.

Pengacara dengan tunggangan mobil ferari itu mengantongi nama-nama rumah duka yang melakukan praktik tersebut.

"Ada warga yang mengadu ke saya peti jenazah Rp 25 juta, transportasi Rp 7,5 juta, kremasi Rp 45 juta dan biaya lainnya Rp 2,5 juta. Maka totalnya keluarga korban harus membayar Rp 80 juta untuk mengkremasi jenazah," jelas unggahan video di akun Instagram pribadinya, Selasa (20/7/2021)

Tanpa mau menyebut nama lengkap rumah duka tersebut. Namun, Hotman meminta rasa kemanusiaan dikedepankan rasa kemanusiaan kepada keluarga korban.

"Hallo rumah duka, kenapa kau begitu tega untuk menagih biaya-biaya yang begitu tinggi untuk korban-korban pandemi," ujar dia.

Lelaki pernah berhubungan dengan aktris senior Meriam Belina itu mendorong pihak kepolisian buat mengusut tuntas para rumah duka tersebut.

"Apakah kau bisa tersenyum saat menyimpan uangmu diatas penderitaan orang lain. Kepada Bapak Kaporli, tolong segera kerahkan anak buahmu untuk mengusut dan menindak oknum-oknum rumah duka yang memasang biaya yang terlalu mahal," cetusnya 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani