Netral English Netral Mandarin
10:45wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
HRS Akan Disambut Jutaan Massa, RH Minta Petugas Keamanan Profesional

Jumat, 06-November-2020 09:38

Istimewa
Foto : Imam Besar Front Pembela Umat Islam, Habib Rizieq
Istimewa
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun turut angkat bicara terkait rencana kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS).

Seperti diketahui HRS akan pulang ke Indonesia pada 10 November mendatang. HRS mengaku akan tiba di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) pagi hari dan langsung bertolak ke kediamannya. 

Refly harap kepulangan HRS dijaga secara damai dan baik. Kalaupun ada yel-yel yang mungkin berbau kritik keras pada pemerintah, tetapi petugas keamanan harus profesional. 

"Petugas keamanan harus profesional. Jangan ada penunggang gelap yang cari kesempatan untuk delegitimasi massa," kata Refly, dikutip dari pernyataan di kanal Youtubenya, Jumat (6/11/2020).

Refly harap, sambutan massa yang berkerumunan juga tidak dianggap sebagai tindakan kriminalitas. Selain itu, harapannya, tidak ada kejadian kriminal seperti pembakaran Halte Sarinah saat demo tolak UU Cipta Kerja. 

"Saya harap, hal sama tidak mungkin terjadi pada kepulangan Habib Rizieq Shihab, kalau benar akan disambut jutaan massa," kata Refly.

Bagi Refly, HRS berhak mendapatkan perlindungan dari pemerintah meski klaim tidak butuh bantuan. Tetapi tanggungjawab pemerintah tetap ada. 

"Massa sambut Habib harus tertib dan damai. Harus dijaga betul tidak ada penunggang gelap," tegas dia.

Reporter : Martina
Editor : widi