Netral English Netral Mandarin
12:39wib
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Minggu 1 Agustus 2021. Seluruh gerai Giant di Indonesia resmi tidak lagi beroperasi di Indonesia mulai hari ini, Minggu (1/8/2021).
HRS Divonis Empat Tahun Penjara, Fadli Zon: Banyak Keputusan yang Tidak Adil

Kamis, 24-Juni-2021 19:00

Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon
Foto : Istimewa
Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai, banyak kebijakan dan keputusan yang tidak adil terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS).

Hal tersebut disampaikan Fadli mengomentari vonis 4 tahun penjara terhadap Habib Rizieq dalam kasus tes swab di RS Ummi Bogor.

Salah satu ketidakadilan itu, kata Fadli, yakni HRS divonis menggunakan Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Menurutnya, UU tersebut merupakan warisan Belanda dan konteksnya pun sudah jauh berbeda.

"Banyak kebijakan dan keputusan yang tak adil pada HRS. Termasuk divonis dengan UU produk 1946, warisan Belanda. Konteksnya pun sudah jauh berubah," tulis Fadli di akun Twitternya, Kamis (24/6/2021).

Atas hal itu, Fadli Zon berharap, HRS diberi kemudahan dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.

"Semoga HRS diberi kemudahan  memperjuangkan kebenaran dan keadilan," cuit @fadlizon.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) menjatuhkan vonis 4 tahun penjara terhadap terdakwa kasus tes swab di RS Ummi Bogor, Habib Rizieq Shihab.

Hakim menyatakan Habib Rizieq terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta menyebarkan berita bohong dan dengan sengaja mengakibatkan keonaran di kalangan rakyat.

Habib Rizieq dinilai melanggar dakwaan primer, Pasal 14 Ayat (1) subsider Pasal 14 Ayat (2) lebih subsider Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun," demikian vonis yang dibacakan hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021).

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang sebelumnya menuntut Rizieq dengan hukuman 6 tahun penjara.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli