Netral English Netral Mandarin
13:49wib
Publik dihebohkan dengan ucapan selamat hari raya dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada umat Baha'i. Video itu jadi sorotan karena Baha'i bukan salah satu dari enam agama yang diakui negara. Menaker Ida Fauziyah menyatakan karyawan dengan gaji di atas Rp 3,5 juta tetap bisa mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta.
HRS Memang Bukan Siapa-Siapa tapi Habib Husin Sebut Ada Kemungkinan Jutaan Umat 'Geruduk' PN Jaktim

Jumat, 18-Juni-2021 12:25

Habib Husin Alwi Shihab dan Habib Rizieq Shihab
Foto : Kolase Netralnews
Habib Husin Alwi Shihab dan Habib Rizieq Shihab
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Cyber Indonesia Habib Husin Alwi Shihab mengungkit pernyataan Habib Rizieq Shihab yang menyebut bisa saja jutaan umat mendatangi pnegadilan sebagai bentuk cintanya kepada dirinya.

Habib Husin berharap hal itu tak terjadi mengingat saat ini pandemi dan kasus Covid meningkat. 

"Met again with  @indramaulana_. Kali ini soal vonis sidang HRS yg kemungkinan akan datang jutaan umat pendukung HRS mau "geruduk" PN jaktim," kata Habib Husin, Jumat 18 Juni 2021.

“Kita berharap hal itu tdk terjadi karna Covid19 lagi meningkat drastis di Jakarta. @DivHumas_Polri,” imbuhnya.

Sebelumnya ia juga mengatakan:

“HRS memang bukan siapa-siapa. Dia hanya seorang ulama yg dibesar-besarkan oleh pendukungnya sehingga jadilah Imam Besar,” katanya.

“Ini bukan soal Imam Besar tapi ada upaya negara ini dirubah sistemnya menjadi negara syariah. Karena negara berdasarkan Pancasila ini dianggap negara Thogut!” tandasnya.

Untuk diketahui, Rizieq Shihab mengakui dirinya belum pantas disebut imam besar. Ia menyatakan hal tersebut saat membacakan tanggapan atas replik jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 17 Juni 2021.

Pria yang akrab disapa Habib Rizieq itu mengakui sebagai manusia biasa dirinya menyadari masih banyak kekurangan dan kesalahan yang dibuat.

"Saya tahu dan menyadari betul betapa banyak kekurangan dan kesalahan yang saya miliki sehingga saya pun berpendapat bahwa saya belum pantas disebut sebagai imam besar," ujar Rizieq yang duduk sebagai sebagai terdakwa kasus RS Ummi Bogor.

Ia mengatakan, sebutan imam besar datang dari para simpatisan yang diklaimnya mengagumi dan mencintai sosoknya sebagai ulama.

"Saya pun berpendapat bahwa sebutan ini untuk saya agak berlebihan, namun saya memahami bahwa ini adalah tanda cinta dari mereka terhadap orang yang mereka cintai," kata Rizieq dinukil Tempo.co.

Pernyataan Rizieq ini disampaikan untuk menanggapi jaksa yang menyebut Rizieq Shihab kerap mengucapkan kata-kata yang emosional dan tak pantas.

Jaksa menyayangkan hal itu diucapkan seorang tokoh agama yang sering disebut sebagai imam besar. Menurut Jaksa, gelar imam besar Rizieq hanya isapan jempol.

Selama ini, Rizieq Shihab disebut sebagai imam besar di kalangan organisasi Front Pembela Islam atau FPI yang telah dilarang pemerintah.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Irawan HP