Netral English Netral Mandarin
00:48 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Hukuman Kebiri Sangat Penting dan Sudah Berlaku

Selasa, 05-January-2021 08:31

Azas Tigor Nainggolan mendukung Hukuman Kebiri yang Sudah Berlaku
Foto : Istimewa
Azas Tigor Nainggolan mendukung Hukuman Kebiri yang Sudah Berlaku
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pada tanggal 7 Desember 2020 lalu presiden Jokowi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Cara Pelaksanaan Kebiri bagi Pelaku Kekerasan Seksual pada Anak.

Masalah kekerasan seksual pada anak di Indonesia sudah sangat memprihatinkan angka kejadiannya. Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia mencatat sepanjang tahun 2020 terjadi 1088 kasus kekerasan seksual pada anak dengan 1656 orang anak yang menjadi korban. 

Indonesia saat ini berada pada situasi darurat kasus kekerasan seksual pada anak. Terus meningkat dan tingginya angka  kasus dan korban kekerasan seksual pada anak ini adalah rendahnya hukuman bagi pelaku atau lemahnya penegakan hukum dalam kasus kekerasan seksual pada anak.

Baca Juga :


Kondisi ini menyebabkan korban tidak mau melaporkan kejadian yang menimpa dirinya atau anggota keluarganya, pelaku tidak takut melakukan kejahatan kekerasan seksual pada anak dan masyarakat permisif terhadap kasus kekerasan seksual pada anak.

Saya mendukung adanya hukuman yang sangat berat seperti hukuman kebiri terhadap pelaku kejahatan kekerasan seksual pada anak. Hukuman berat untuk melindungi anak dari tindakan kejahatan para predator.

Hukuman berat seperti hukuman kebiri penting sebagai efek jera dan untuk memutus rantai kejahatan kekerasan seksual pada anak karena anak.

Kejahatan ini perlu diputus dihentikan karena anak yang menjadi korban alami trauma berat seumur hidup  dan merusak masa depan korban.

Pemerintah dan presiden Jokowi mengatakan bahwa ditandatanganinya PP tentang pelaksanaan kebiri ini adalah wujud sensitifnya pemerintah terhadap perlindungan hak anak dan  keprihatinan masyarakat.

Selain itu, menurut saya perlu adanya hukuman seberat-beratnya bagi pelaku kekerasan seksual pada anak serta efek jera bagi masyarakat dan memutus rantai kejahatan kekerasan seksual pada anak.

PP ini akan efektif hasilnya jika aparat penegak hukum menegakkannya secara baik dari sebelumnya. Perlunya konsistensi aparat penegak hukum ini sangat penting bagi perlindungan anak, efek jera serta memutus rantai kekerasan seksual pada anak.

Untuk itu juga saya berharap agar pemerintah mendorong para aparatur penegak hukum bekerja konsisten dalam penegakan hukum perlindungan bagi hak anak, termasuk PP pelaksanaan kebiri ini serta peraturan lainnya seperti hukuman denda berat bagi pelaku serta restitusi bagi korban.

Penulis: Azas Tigor NainggolanAdvokat yang aktif mendampingi anak-anak korban kekerasan seksual.Ketua FAKTA Indonesia.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto