Netral English Netral Mandarin
banner paskah
01:26wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Ibas: Jangan Adu Domba Saya dengan Mas AHY yang Juga Kakak Saya Sendiri

Sabtu, 27-Februari-2021 19:02

Ibas dan Ahy.
Foto : Merdeka
Ibas dan Ahy.
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Fraksi Partai Demokrat (PD) DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan, dirinya dan seluruh jajaran pengurus PD kompak dan bersatu menghadapi gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang sah.

Ibas juga menyatakan, seluruh pengurus DPP dan DPD partai berlambang bintang mercy itu juga mendukung penuh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Karena itu, Ibas mengingatkan pihak yang ingin mengambil alih kepemimpinan PD dengan menggulirkan wacana kongres luar biasa (KLB) untuk tidak mengadu domba dirinya dengan sang kakak, AHY.

Hal itu disampaikan Ibas menanggapi adanya pihak yang menginginkan KLB dengan mengusulkan nama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai ketua umum dan Ibas sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat.  

"Jajaran pengurus Partai Demokrat, Pusat dan Daerah, termasuk saya, kompak dan bersatu untuk hadapi Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan PD yang sah," tulis Ibas di akun Twitternya, @Edhie_Baskoro, Sabtu (27/2/2021).

"Kami juga Setia dan mendukung penuh Ketua Umum AHY. Jangan diadu-adu antara saya dengan Mas AHY yang juga kakak saya sendiri," tegas Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Sebelumnya, Kader Muda Demokrat (KMD) mendorong nama Jenderal Purn Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat didampingi Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) selaku Sekjen. 

"Apa alasannya? Karena kita anggap beliau (Moeldoko) lebih egaliter, lebih humanis, memiliki strong leadership. Kepemimpinan kuat itu secara intelektualitas, kuat secara emosionalitas, dan kuat secara spritualitas," kata Ketua Umum DPP KMD Aswin Ali Nasution di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Sementara soal Ibas yang diusulkan jadi Sekjen Demokrat, Aswin menjelaskan bahwa putra bungsu Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu telah melalui proses kaderisasi yang ada di lingkup internal partai.

"Kita melihat ada proses regenerasi yang berjalan, harus ada proses regenerasi yang berjalan di partai. Alasan kita memilih Mas Ibas (karena) telah melakukan proses kaderisasi, beliau dari bawah. Bahkan pernah bersama KMD, dan sering berdiskusi serta interaksi," jelas Aswin.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani