Netral English Netral Mandarin
19:04wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Gegara Ibu Iriana Jadi Satu Kandidat Calon Presiden Terkuat, Said Didu Tanya untuk Cucu Jokowi Sudah Ada Survei?

Kamis, 15-April-2021 11:05

Ibu Iriana Jokowi
Foto : Istimewa
Ibu Iriana Jokowi
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Nama istri Presiden Joko Widodo, Iriana Jokowi ternyata menjadi kandidat kuat yang dipilih masyarakat untuk menjadi calon presiden.

Hal tersebut terlihat dalam hasil survei yang dilakukan Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM) yang digelar pada 26 Maret sampai 8 April 2021.

Lucunya, Muhammad Said Didu tanggapi hasil survei tersebut dengan menyindir keluarga Presiden Jokowi. Ia bertanya apakah sudah ada survei untuk cucu Jokowi. 

“Belum ada survey ttg cucu?” cuit Didu, Kamis, (15/4/21)

Sebelumnya diberitakan, Direktur Eksekutif LPMM, Daniel Zafnat Paneah mengurai, sosok Iriana Jokowi menjadi pilihan saat responden disuguhkan simulasi tokoh wanita nasional yang dianggap layak untuk dipilih bila Pilpres digelar hari ini.

Dalam survei itu, nama Iriana Jokowi menjadi pilihan responden dengan tingkat keterpilihan 17,7 persen.

“Iriana menempati urutan kedua setelah Puan Maharani dengan 20,8 persen,” kata Daniel Zafnat dalam keterangannya, Rabu (14/4).

Di belakangnya, ada sosok Sri Mulyani dengan 15,8 persen, Khofifah Indar Parawansa 14,6 persen.

Lalu Tri Rismaharini 11,8 persen, dan Grace Natalie 5,2 persen.

Untuk responden yang tidak memilih ada 14,1 persen.

Kans nama-nama tersebut cukup kuat untuk dijagokan dalam Pilpres 2024 mengingat dalam survei LPMM kali ini, responden yang menginginkan calon presiden seorang wanita lebih banyak dibanding yang menginginkan sosok laki-laki.

Dari sisi gender, 46,9 persen responden menginginkan sosok presiden untuk 2024 adalah berjenis kelamin wanita.

“Sebanyak 38,7 persen menginginkan laki laki, dan 14,4 persen tidak mempermasalahkan wanita atau laki laki,” demikian Daniel Zafnat seperti dinukil Gelora News.

Survei LPMM digelar dengan memilih sampel secara acak kepada WNI berusia 17 tahun ke atas yang diwawancarai melalui sambungan telepon.

Jumlah sampel yang diambil sebanyak 2.000 responden yang mewakili pemilih nasional. Margin of error survei kurang lebih 2.19 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto