Netral English Netral Mandarin
17:44wib
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia berada di jalur bencana lantaran pemanasan global yang terus berlangsung. Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 11 calon hakim agung usulan Komisi Yudisial (KY) di Komisi III DPR akan digelar pada pekan depan.
Idul Adha Nekat Dekati Masjidil Haram Bakal Didenda Rp39 Juta, Netizen: Kalau Orang Sini Lebih Arab daripada Arab

Senin, 05-Juli-2021 19:16

Ilustrasi Masjidil Haram
Foto : yallobo.com
Ilustrasi Masjidil Haram
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Selama pandemi, Pemerintah Arab melarang siapapun mendekati Masjidil Haram di hari Idul Adha. 

Berita tersebut ramai mendapat sorotan warganet. Akun FB Mak Lambe Turah, Senin 5  Juli 2021, malah menanggapi kocak.

MLT: “Beritanya di Arab peraturannya yang deketin Masjidil Haram kena denda selama musim Haji. Kalo disini diterapin gitu mah susah, orang sini lebih arab daripada arab.... Banyakan nyolot, nuntut ini itu, tapi ikut peraturan ogah. Menag nya saja sampai dihina, apalagi Presiden. Jadi arap maklum.”

Baca Juga :

Untuk diketahui, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan pengenaan denda pada siapapun yang mendekati Masjidil Haram.

Pemberlakuan denda di Masjidil Haram tersebut akan mulai dilaksanakan oleh Arab Saudi pada Senin, 5 Juli 2021.

Baca Juga :

Arab Saudi akan segera menangkap siapapun yang berusaha mencapai Masjidil Haram dan daerah sekitarnya.

Tak hanya Masjidil Haram, tetapi juga tempat-tempat suci lainnya yang terkait dengan pelaksanaan ibadah haji seperi Mina, Muzdalifah, dan Arafah.

Baca Juga :

Jika diketahui mereka memasuki wilayah terlarang tanpa izin maka akan dikenakan denda sebesar 2,700 dollar Amerika atau Rp39 juta.

Dikutip  dari Al Arabiya, Kementerian Kerajaan menambahkan bahwa, jika terjadi pelanggaran berulang, denda akan berlipat ganda.  

Pengumuman itu juga menyebutkan bahwa pasukan keamanan akan menjalankan tugasnya di semua jalan, koridor dan area menuju Masjidil Haram.

Juga di tempat-tempat suci untuk mencegah dan mengendalikan segala pelanggaran yang mungkin terjadi.

Pedoman tersebut diberlakukan untuk memastikan kepatuhan untuk mencegah penyebaran Covid-19 selama musim haji tahun ini.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, ibadah haji akan mulai berlangsung antara 17 dan 22 Juli 2021.

Kementerian melaporkan, sekitar 20.213 pelanggaran tindakan pencegahan dilakukan di Arab Saudi dalam waktu seminggu

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P