Netral English Netral Mandarin
17:12wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Idulfitri 1442 H di Tengah Pandemi, Menag: Makin Perkuat Nilai Kemanusiaan

Kamis, 13-Mei-2021 10:20

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Foto : Istimewa
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hari ini, Kamis (13/5/2021), umat muslim Indonesia merayakan hari kemenangan Idulfitri 1 Syawal 1442 H. Ini merupakan kali kedua perayaan Idulfitri di tengah pandemi Covid-19.

Terkait hal itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap, seluruh umat dapat mengambil pelajaran (ibrah) dari peristiwa ini. Salah satunya, umat kembali diingatkan dengan ajaran agama bahwa menyelamatkan nyawa sesama adalah prioritas utama. 

"Pandemi Covid-19 telah mempertajam pemahaman kita bahwa salah satu inti ajaran agama adalah menjaga nilai-nilai kemanusiaan. Ramadan dan Idulfitri saat pandemi semakin perkuat nilai kemanusiaan," kata Menag dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/5/2021). 

"Puasa dan ibadah lainnya yang telah dijalani selama Ramadan dalam suasana pandemi ini semoga meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah sehingga menjadi spirit baru bagi kita untuk terus menebarkan kebajikan dan rahmat bagi semesta," sambungnya.

Yaqut berharap, tempaan Ramadan yang dijalankan di tengah pandemi memberi makna lebih sekaligus bekal bagi umat Islam untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. 

"Ketakwaan yang tidak hanya tercermin dalam kesalehan personal, tapi juga kesalehan sosial dalam rupa kepedulian pada sesama. Ketakwaan yang memiliki keseimbangan antara spiritual vertikal dengan kesalehan sosial," tutur Gus Yaqut, sapaan akrabnya. 

Lebih lanjut, Gus Yaqut mengapresiasi bentuk kesalehan sosial yang telah dilakukan semua pihak saat Ramadan, salah satunya ketaatan menjaga protokol kesehatan (prokes) serta kondusivitas dalam peribadatan. 

"Mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh agama dan masyarakat, alim ulama, ormas islam, pengelola media, insan pers, para dermawan, TNI/Polri, hingga para tenaga medis yang terus berjuang menyelamatkan pasien Covid-19," ujarnya. 

Akhirnya, Gus Yaqut mengajak semua pihak untuk memanfaatkan momentum Idulfitri ini untuk mengagungkan asma Allah melalui takbir dan tahmid. "Kita bersyukur atas segala nikmat yang Allah anugerahkan kepada kita semua," ucap dia. 

Ketua Umum GP Ansor itu pun mengingatkan seluruh umat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam berlebaran.

"Karena masih pandemi, mari beribadah dan berlebaran dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan disiplin 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," pesan Menag Yaqut.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli