Netral English Netral Mandarin
13:41wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 optimistis target capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia akan rampung sesuai target awal pemerintah yakni pada Desember 2021. Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat.
IHSG Akhir Pekan Kembali Menguat, Ini Penyebabnya

Jumat, 23-April-2021 16:45

Ilustrasi IHSG
Foto : International Investor club
Ilustrasi IHSG
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan kembali menguat menembus level psikologis 6.000. 

IHSG ditutup menguat 22,68 poin atau 0,38 persen ke posisi 6.016,86. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,79 poin atau 0,98 persen ke posisi 902,74. 

"Untuk penguatan IHSG ini masih sejalan secara teknikal yang telah kami perkirakan sebelumnya. Di sisi lain terdapat beberapa sentimen dalam minggu ini yang mempengaruhi pergerakan IHSG salah satunya Presiden AS Joe Biden yang merencanakan kenaikan pajak capital gain untuk masyarakat kelas atas untuk mendanai stimulus bagi masyarakat AS," kata analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana di Jakarta, Jumat (23/4/2021). 

Sentimen lainnya, lanjut Herditya, yaitu data ekonomi AS dan rilis kinerja keuangan perusahaan di AS yang cenderung membaik, meskipun adanya kenaikan kasus COVID-19 secara global, yang secara tidak langsung akan mempengaruhi pemulihan ekonomi global.Dari domestik, suku bunga acuan Bank Indonesia BI 7-Day Reverse Repo Rate bertahan di level 3,5 persen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. 

Dibuka menguat, IHSG sempat melemah pada awal-awal perdagangan namun tak lama naik kembali dan terus bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham. 

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor terkoreksi dimana sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu minus 0,84 persen, diikuti sektor properti dan sektor kesehatan masing-masing minus 0,39 persen dan minus 0,32 persen.Sedangkan tujuh sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi yaitu 1,36 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor perindustrian masing-masing 1,03 persen dan 0,97 persen. 

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau "net foreign sell" sebesar Rp42,64 miliar. 

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 935.893 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,37 miliar lembar saham senilai Rp9,23 triliun. Sebanyak 189 saham naik, 282 saham menurun, dan 168 saham tidak bergerak nilainya. 

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 167,54 poin atau 0,57 persen ke 29.020,63, indeks Hang Seng naik 323,41 poin atau 1,12 persen ke 29.078,75, dan indeks Straits Times meningkat 2,19 poin atau 0,07 persen ke 3.189,97.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati