Netral English Netral Mandarin
03:18wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
IHSG Awal Pekan Ditutup Melesat 1,6 Persen, Ini Pemicunya

Senin, 31-Mei-2021 17:48

Gedung Bursa Efek Indonesia
Foto : Istimewa
Gedung Bursa Efek Indonesia
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan atau Senin, ditutup menguat menjelang libur Hari Lahir Pancasila 1 Juni.

IHSG ditutup menguat 98,85 poin atau 1,69 persen ke posisi 5.947,46. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 21,99 poin atau 2,54 persen ke posisi 888,65.

"Sentimen global yang menjadi pendorong kenaikan IHSG sore ini mengenai kebijakan Joe Biden mengenai fiskal dengan ukuran dan ruang pemerintah sebesar 6 triliun dolar AS serta data kinerja manufaktur dan tingkat inflasi," kata analis Foster Asset Management Suharto di Jakarta, Senin (31/5/2021).

Dari bursa Eropa, lanjut Suharto, faktor pendorong penguatan datang dari ekspektasi Bank Sentral Eropa (ECB) mengenai stimulus di benua biru.

"Dari domestik, data pertumbuhan kredit menunjukkan hasil yang baik di mana tercatat pada April minus 2,28 persen, lebih baik dari bulan sebelumnya minus 4,13 persen," ujar Suharto.

Dibuka menguat, IHSG relatif nyaman berada di zona hijau pada sesi pertama dan sesi kedua perdagangan hingga akhirnya ditutup naik.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, saham sepuluh sektor meningkat dimana saham sektor teknologi naik paling tinggi yaitu 8,66 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor barang baku masing-masing 3,5 persen dan 2,19 persen. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor energi sebesar minus 0,69 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau "net foreign buy" sebesar Rp748,37 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.040.473 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,13 miliar lembar saham senilai Rp13,49 triliun. Sebanyak 297 saham naik, 202 saham menurun, dan 148 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, seperti dilansir Antara, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 289,33 poin atau 0,99 persen ke 28.860,08, indeks Hang Seng naik 27,39 poin atau 0,09 persen ke 29.151,8, dan indeks Straits Times terkoreksi 9,09 poin atau 0,29 persen ke 3.169,46.

 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP