Netral English Netral Mandarin
05:07 wib
Kementerian Kesehatan menegaskan, hampir tak mungkin seseorang yang divaksin Sinovac terinfeksi virus corona karena vaksin. Sebab, vaksin tersebut berisi virus mati. Indonesia menempatkan tiga wakilnya pada babak perempat final Toyota Thailand Open 2021 yang akan berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Jumat (22/1).
IHSG Berpeluang Naik, Rupiah Terkoreksi

Jumat, 08-January-2021 10:15

IHSG Berpeluang Naik.
Foto : IDX
IHSG Berpeluang Naik.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat berpeluang naik seiring pengesahan kemenangan Joe Biden dalam pemilihan Presiden AS oleh Kongres pada Kamis (7/1).

IHSG dibuka menguat 37,32 poin atau 0,61 persen ke posisi 6.190,95. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 10,11 poin atau 1,06 persen ke posisi 967,43.

"Secara sentimen, pergerakan IHSG hari ini berpotensi menguat terbatas didorong oleh optimisme dari kemenangan Joe Biden yang mendorong lebih banyak stimulus.," kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah, Jumat, (8/1/2021).



Investor optimistis stimulus besar di masa pemerintahan Joe Biden akan berjalan mulus dan banjir likuiditas global akan membantu pemulihan ekonomi melawan pandemi.

Selanjutnya investor akan menanti data cadangan devisa Indonesia yang akan rilis dengan ekspektasi positif dan investor pun akan berhati-hati menyikapi penguatan yang signifikan pada saham-saham pertambangan terutama tambang logam.

Investor fokus pada prospek lebih banyak stimulus dan kemungkinan ketenangan akan berlaku saat Joe Biden mengambil alih kursi presiden.

Sehari setelah kekerasan mengguncang Capitol AS, investor bertaruh kendali Demokrat atas senat akan membuka jalan bagi Biden untuk menghidupkan kembali agenda legislatifnya dan membentuk kembali ekonomi.

Saat berkampanye di Georgia sebelum pemilihan putaran kedua, ia bersumpah bahwa cek stimulus 2.000 dolar AS akan dikirim "segera" jika partainya memenangkan negara bagian.

Sementara itu laporan pekerjaan Jumat (8/12) diperkirakan menunjukkan perlambatan tajam dalam perekrutan. Di sisi virus, lebih banyak negara bagian AS melaporkan kasus pertama varian yang membantu memicu penguncian Inggris di tengah kekhawatiran bahwa kematian COVID-19 di AS kemungkinan akan mempertahankan kecepatan mendekati rekor setidaknya hingga Januari.

Dari komoditas, harga minyak WTI naik 0,31 persen pagi ini, sementara harga minyak sawit mentah atau CPO terkoreksi 1,5 persen. Harga nikel mengalami penguatan lebih dari satu persen.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 397,15 poin atau 1,44 persen ke 27.887,28, indeks Hang Seng naik 113,15 poin atau 0,41 persen ke 27.661,67, dan indeks Straits Times meningkat 35,98 atau 1,24 persen ke 2.942,95.

Sementara nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi terkoreksi menembus level psikologis Rp14.000 per dolar AS.

Pada pukul 9.46 WIB, rupiah melemah 95 poin atau 0,68 persen ke posisi Rp14.005 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp13.910 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat, mengatakan nilai tukar rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS hari ini.

"Dolar AS terlihat menguat dipicu oleh kenaikan tingkat imbal hasil obligasi AS," ujar Ariston.

 

 

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani