Netral English Netral Mandarin
10:54 wib
Sejumlah ahli mengkritik penerapan alat deteksi Covid-19 GeNose karena masih tahap ekperimental. Belum bisa dipakai dalam pelayanan publik khususnya screening Covid-19. Polri menegaskan akan menindaklanjuti kasus rasisme yang dialami mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Diketahui, Pigai menjadi korban rasis yang dilakukan Ambroncius Nababan.
IHSG Ditutup Menguat Tembus Level Psikologis 6.000, Ini Pemicunya

Senin, 14-December-2020 16:40

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia
Foto : Istimewa
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ditutup menguat menembus level psikologis 6.000.

IHSG Senin sore ditutup menguat 74,19 poin atau 1,25 persen ke posisi 6.012,52. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 11,24 poin atau 1,21 persen ke posisi 941,18.

"Stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan memberikan katalis positif bagi penguatan IHSG pada hari ini," kata analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Senin (14/12/2020).



Ia menuturkan jumlah cadangan devisa yang semakin memadai memberikan dampak positif bagi stabilitas rupiah. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga mengalami tren kenaikan meskipun masih di bawah 100.

Sementara itu, lanjutnya, dalam rangka penanggulangan dampak COVID-19, pemerintah berhasil mendatangkan 1,2 juta vaksin COVID-19 Sinovac dari China dalam rangka vaksinasi massal.

"Sedangkan dari global ialah berkaitan dengan antusiasme pasar dalam rangka menanti kesepakatan stimulus fiskal AS. Di sisi lain, pemulihan ekonomi global memberikan katalis positif bagi meningkatnya demand terhadap komoditas dunia," ujar Nafan.

Dibuka naik, IHSG nyaman bergerak di teritori positif hingga penutupan perdagangan bursa saham.

Secara sektoral, sembilan sektor meningkat dimana sektor perdagangan paling tinggi yaitu 2,5 persen, diikuti sektor pertambangan dan sektor konsumer masing-masing 2,08 persen dan 1,95 persen. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor properti sebesar minus 0,82 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp214,46 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.325.153 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,23 miliar lembar saham senilai Rp18,83 triliun. Sebanyak 276 saham naik, 189 saham menurun, dan 155 saham tidak bergerak nilainya.

Seperti dilansir Antara, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 79,92 poin atau 0,33 persen ke 26.732,44, indeks Hang Seng naik 116,35 poin atau 0,44 persen ke 26.389,52, dan indeks Straits Times meningkat 39,7 atau 1,41 persen ke 2.861,4.

Reporter :
Editor : Irawan HP