Netral English Netral Mandarin
04:12wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Ikut Suarakan #SavePalestine, Yunarto: Oon Kalau Ada yang Merasa Pemeluk Kristen Harus Membenarkan Semua yang Dilakukan Israel

Minggu, 16-Mei-2021 18:00

Yunarto Wijaya
Foto : Istimewa
Yunarto Wijaya
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya ikut bersuara tentang agresi yang dilakukan Israel kepada rakyat Palestina. Yunarto ikut menyuarakan tagar #SavePalestine dan juga menegaskan bahwa tidak semua orang kristen atau katolik otomatis jadi pendukung Israel.

Menurutnya, apa yang dilakukan Israel tidak bisa dibenarkan dan itu semua tertuang di kitab suci dan sejarah.  

“OON aja KALAU ada yang merasa sebagai pemeluk kristen atau katolik maka harus membenarkan semua yang dilakukan Israel... Pelajari lebih dalam kitab suci dan sejarah deh, atau minimal dalami hati dan rasa kemanusiaanmu... #SavePalestine,” ujar Yunarto di akun Twitternya, Minggu (16/5/2021).

Sebelumnya, dukung mendukung dalam konflik Israel – Palestina marak di media sosial.  Menurut pakar media sosial yang juga pendiri PT Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, mengatakan ada cukup banyak pendukung Israel di Indonesia yang notabene adalah negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. 

Hal tersebut disampaikan dengan merujuk pada beberapa cuitan warganet (netizen) asal Indonesia di jejaring media sosial.

Sebagaimana diketahui, sudah sejak dulu negara Indonesia mendukung penuh perjuangan Palestina untuk merdeka dari penjajahan zionis Israel.

"Propaganda dan dukungan atau setidaknya simpatisan ke IDF udah banyak sekali di +62. Contohnya bisa dibaca di reply-reply-an postingan ini," cuitnya dalam akun Twitter @ismailfahmi, Sabtu (15/5/2021).

Kemudian, Ismail Fahmi pun membagikan tangkapan layar postingan akun Twitter Erina Pangestu. Dalam postingan tersebut terlihat tentara Israel yang membantu seorang pria lanjut yang diduga warga Palestina. Ia membantu mendorong kursi roda yang diduduki lansia tersebut.

"Nyari-nyari di media +62 kok enggak ada yes?" tulis Erina Pangestu.

Postingan Erina Pangestu dibagikan dan dikomentari oleh akun @EsterSusiani2.

"Israel enggak akan serang kalau enggak dulu diserang, media +62 selalu beritakan Israel jahat," tulis @EsterSusiani2.

Menurut dia, postingan tersebut sama persis dengan pendukung Israel di luar negeri. 

"Narasinya sama persis dengan yang disampaikan para pendukung mereka di luar. Logika gampang dibolak-balik. But where you stand is that matter," bebernya.

Selain itu, ia menjawab salah satu pertanyaan netizen yang menanyakan seberapa masif propaganda pendukung Israel dan apakah harus di-counter atau dicueki.

"Apa yang harus dilakukan menghadapi propaganda IDF di Indonesia melalui para buzzer$?. Jika Anda punya keluangan waktu dan pulsa: pelajari sejarah dan kumpulkan data, counter dengan sejarah dan data. Satu cuitan mereka, minimal counter dengan enam kontra narasi, dan retweet," tukasnya.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Wahyu Praditya P