Netral English Netral Mandarin
02:58wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Incar Pilkada 2024, MDI DKI Bertekad Sukseskan Ahmed Zaki jadi Gubernur DKI

Selasa, 01-Juni-2021 19:40

Ketua DPD I Golkar DKI, Ahmed Zaki Iskandar
Foto : Istimewa
Ketua DPD I Golkar DKI, Ahmed Zaki Iskandar
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Majelis Dakwah Islamiah (MDI) DKI Jakarta menyatakan kesiapannya mendukung Ketua DPD I Golkar DKI, Ahmed Zaki Iskandar sebagai gubernur DKI Jakarta di Pilkada 2024 mendatang.

Tekat tersebut disuarakan saat acara Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiah DKI Jakarta periode 2021-2026 di Kantor DPD I Partai Golkar DKI Jakarta, Selasa (1/6/2021).

Ketua Majelis Dakwah Islamiah (MDI) DKI Jakarta H Ramly Haji Muhamad mengatakan seluruh jajaran MDI di Ibu Kota siap mendukung Habib Ahmed Zaki Iskandar menjadi orang nomor satu di Pemprov DKI.

"Kami seluruh jajaran MDI dan AMMDI siap bekerja keras memenangkan Ketua DPD I Golkar menjadi Gubernur. Sebab, berbagai survei menyebutkan bahwa masyarakat merindukan pemimpin dari Golkar," kata Ramly Haji Muhamad saat menyampaikan pidatonya.

Salah satu program MDI sebagai ormas yang didirikan oleh Partai Golkar adalah memenangkan Pilkada dari kader Golkar sendiri. MDI sebagai mesin partai Golkar harus bergerak cepat, mejadi ujung tombak peraih suara di Pilkada nanti.

"Pada Pilkada DKI 2017, Partai Golkar mendukung Ahok menjadi gubernur, gagal, dan dampaknya ormas pendukung Golkar hancur lebur," ujar Ramly yang mantan Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta ini.

Dirinya pun menyebut, program yang ingin direalisasikan adalah pemberian honor guru ngaji di pelosok-pelosok DKI Jakarta.

"Sampai sekarang program ini belum bisa direalisasi oleh Fraksi Partai Golkar di DPRD DKI," tutur Ramly.

Ahmed Zaki Iskandar yang juga Bupati Tangerang menyatakan, bahwa realisasi honor guru ngaji sudah dilaksanakan di Kabupaten Tangerang.

"Ada sekitar 3500 guru ngaji si Kabupaten Tangerang sudah mendapat honor bulanan. Kami akan terus tingkatkan. Hal ini untuk mendukung para guru ngaji di Taman Pendidikan Alquran (TPQ), Pondok Pesantren dan sekolah Islam swasta," kata Zaki Iskandar.

Menurutnya, Pemprov DKI dengan APBD yang besar, tidak sulit menganggarkan honor guru ngaji.

Ia menambahkan, diera digital ini menjadi tantangan besar bagi AMMDI dan MDI untuk melakukan pembinaan bagi para guru ngaji dan ustadz agar tetap melaksanakan pembelajaran ilmu agama Islam yang mengedepankan pembelajaran bertemu dengan para guru ngaji, ustadz dan kiyai.

"Islam itu harus mengedepankan silaturahim, dan Islam itu kan mengajarkan pendoman hidup yang rahmatan lil allamin, bukan mengambil sepotong-potong ayat lalu menyebkan pecah belah sesama muslim," kata Zaki Iskandar lagi.

AMMDI DKI kata Ahmed Zaki Iskandar harus menjadi pendorong persatuan, kesatuan dan soliditas sesama muslim di DKI Jakarta.

Ketua Umum DPP MDI Dr DedingIshak Ibnu Sudja menambahkan, bahwa tekad Ketua MDI DKI Jakarta H Ramly Haji Muhamad mendorong Ahmed Zaki Iskandar menjadi Gubernur DKI, memang.layak didukung secara maksimal.

"Ketua DPD I Partai Golkar DKi Jakarta Ahmed Zaki Ikandar memiliki penampilan yang meyakinkan,.ilmu yang mumpuni, amanah," kata Deding Ishak.

Kriteria pemimpin muslim dalam Alquran ada empat Siddigh, Amanah, tabligh, dan Fathonah. " Beliau ( Ahmed Zaki Iskandar) memiliki empat sifat itu. Saya tahu dan sudah terbukti, sehingga terpilih menjadi Bupati Tangerang dua periode," tutur Deding Ishak. 

Hadir dalam pelantikan AMMDI DKI Jakarta antara lain Sekretaris DPD I Partai Golkar DKI Basri Baco, Ketua Harian DPD I Partai Golkar DKI Judhistira Hermawan, Sekjen Satkar Ulama HM Ashraf Ali, Ketua Kosgoro 1957 DKI Jakarta Slamet Riyadi, Ketua DPD II Partai Gokar Jakarta Utara Olsu Babay.

Seluruh jajaran pengurus MDI dan AMMDI DKI Jakarta periode lima tahun mendatang.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani