Netral English Netral Mandarin
21:21wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Ingatkan Pejabat Publik Laporkan Kekayaan, Wagub Riza: Ini Bentuk Tanggung Jawab Kita

Rabu, 08-September-2021 07:27

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria
Foto : Antara
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan pejabat publik baik eksekutif, legislatif maupun pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk melaporkan harta kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebagai bentuk tanggung jawab. 

"Sama-sama kita semua mengajak mengingatkan baik itu pejabat daerah, BUMD, ataupun DPRD di lingkungan DKI untuk segera memastikan laporan LHKPN-nya. Ini masalah tugas dan tanggung jawab kita sebagai pejabat di eksekutif," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/9/2021) malam.

Meski demikian, Riza meyakini bahwa semua pejabat dan staf DKI segera melaporkan LHKPN-nya untuk tahun 2020. 

"Ini kan bentuk tanggung jawab kita sebagai pejabat di eksekutif maupun legislatif, tentu saya yakin dalam waktu dekat semua anggota DPRD dan BUMD dan eksekutif akan menyampaikan laporan LHKPN-nya," kata Riza.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus mengakui belum semua anggota dewan yang menyerahkan LHKPN 2020. 

Menurut dia, beberapa anggota DPRD DKI telat melapor. Sebab, mereka merasa tak perlu melaporkan lagi LHKPN yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. 

"Ada yang mengeluh anggotanya kok setiap tahun sih harus melaporkan," kata dia saat dihubungi, Selasa malam.Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan bahwa sejumlah anggota DPRD tingkat kepatuhan melaporkan LHKPN 2020 di bawah 75 persen. Salah satunya DPRD DKI Jakarta. 

Dalam situs KPK tercatat baru 62,04 persen dari 108 anggota DPRD DKI yang menyerahkan LHKPN 2020. Sebanyak 67 orang sudah melapor dan 41 belum lapor. 

Augustinus menyampaikan beberapa anggota dewan merasa tak perlu lagi melaporkan kekayaannya. Mereka beralasan tidak punya penghasilan atau aset baru. 

"Tapi sama dengan tahun lalu, apa yang harus dilaporkan lagi, kecuali ada penambahan," kata dia. 

Tak hanya itu, dia melanjutkan, anggota lainnya juga lupa menyerahkan LHKPN 2020 ke sistem komisi antirasuah. Augustinus berujar, seluruh anggota DPRD DKI telah melaporkan LHKPN 2019. 

Sebelumnya Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengatakan, kepatuhan LHKPN DPRD DKI sebesar 62 persen sedangkan Papua lebih tinggi yaitu 74 persen. Pahala mengatakan dari 106 anggota DPRD DKI baru 62 persen yang menyerahkan LHKPN nya ke KPK. 

"Secara teori DPRD provinsi berada di kota-kota besar yang sumber daya manusianya bagus dan internetnya relatif tersedia sehingga seharusnya tidak ada hambatan untuk menyerahkan LHKPN," ujar Pahala Nainggolan dalam diskusi virtual Apa Susahnya Lapor LHKPN Tepat Waktu dan Akurat di Jakarta, Selasa (7/9/2021).

Reporter : Antara
Editor : Sesmawati