Netral English Netral Mandarin
14:15 wib
Indonesia menempatkan tiga wakilnya pada babak perempat final Toyota Thailand Open 2021 yang akan berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Jumat (22/1). Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan mulai 25 Januari hingga 8 Februari 2021.
Ingin Cari Produk UKM Murah? Tengok Mal Ini

Minggu, 29-November-2020 07:49

Kemendag gelar pameran UMKM di AEON Mal.
Foto : Kemendag
Kemendag gelar pameran UMKM di AEON Mal.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Perdagangan dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) terus melanjutkan kerja sama penyelenggaraan In Store Promotion yang kali ini digelar di Mal AEON BSD City pada 25—29 November 2020.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Syailendra, yang menyaksikan pembukaan In Store Promotion di Mal AEON BSD City secara virtual hari ini (25/11), mengungkapkan, ini merupakan kesempatan bagus untuk memfasilitasi pelaku usaha kecil menengah (UKM), khususnya pernak-pernik unik, melakukan pameran di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19 saat ini.

“Pandemi Covid-19 memberikan dampak penurunan pertumbuhan ekonomi dan memengaruhi aktivitas perdagangan, khususnya bagi
UKM, di berbagai aspek. Untuk itu, kami terus berupaya untuk menyeimbangkan pasar dan membantu para pelaku UKM agar tetap optimis dan melakukan promosi dengan baik. Saya bangga melihat UKM yang ada saat ini terus kreatif dan semangat mempromosikan produk unggulannya,” ujar Syailendra, dalam siaran persnya, Minggu, (29/11/2020).



Pada penyelenggaraan In Store Promotion di AEON BSD City tersebut, ada sebanyak 53 pelaku UKM yang tampil mempromosikan produknya. Syailendra mengungkapkan, kegiatan In Store Promotion merupakan salah satu implementasi upaya pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19 melalui gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2020.

Pandemi Covid-19 telah menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia selama triwulan II dan III tahun 2020 mengalami kontraksi. Pada triwulan III 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia terkontraksi sebesar -3,49 persen. Meski mengalami pertumbuhan negatif, namun pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik dibandingkan dengan triwulan II 2020 yang terkontraksi lebih dalam -5,32 persen.

“Kami menyadari pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar telah mengubah pola konsumsi masyarakat dari luring menjadi daring, sehingga penjualan langsung, terutama di pusat perbelanjaan saat ini sangat terdampak. Untuk itu, kami secara konsisten menjaga keseimbangan pasar melalui pameran ini agar dapat mendorong daya beli masyarakat di pusat perbelanjaan,” lanjut Syailendra.

 

 

 

 

 

Reporter : sulha
Editor : sulha