Netral English Netral Mandarin
11:02wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Ingin Cari Kampus yang Cepat Dapat Kerja? Ini Tempatnya

Senin, 01-Maret-2021 07:15

Poltekpar Bali-Disbudpar Papua kerja sama Bangun SDM Parekraf Unggul di Papua.
Foto : Kemenparekraf
Poltekpar Bali-Disbudpar Papua kerja sama Bangun SDM Parekraf Unggul di Papua.
15

BALI, NETRALNEWS.COM - Di era digitalisasi banyak pekerjaan yang sudah tergilas dengan kemajuan teknologi. Karena itu, berbagai cara dilakukan pengelola kampus untk meningkatkan sumber daya manusia unggul yang bisa saling mengisi dengan kemajuan teknologi tak terbendung ini.

Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali yang merupakan salah satu dari enam perguruan tinggi pariwisata di bawah naungan Kemenparekraf menjalin kerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua dalam upaya menghadirkan sumber daya manusia (SDM) pariwisata unggul.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Direktur Poltekpar Bali Ida Bagus Putu Puja dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Yimin Weya, di Poltekpar Bali. Nantinya Poltekpar Bali akan mendukung kehadiran Poltekpar di Papua.

Turut menyaksikan acara penandatanganan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dan Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani.

Menparekraf Sandiaga Uno dalam sambutannya usai menyaksikan penandatanganan MoU, mengatakan, sumber daya manusia unggul menjadi salah satu faktor yang dapat membantu mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Saya menyaksikan penandatanganan MoU antara Poltekpar Bali dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua untuk menjalin kerja sama dalam peningkatan SDM di Papua,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf menjelaskan, hal ini juga sejalan dengan prioritas utama Presiden Joko Widodo untuk membangun SDM yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam hal ini SDM yang unggul dan dapat mengangkat potensi pariwisata dan produk ekonomi kreatif di Papua.

Pariwisata pascapandemi akan berubah secara fundamental pada fokus yang lebih mengutamakan kualitas dibanding kuantitas. Dengan begitu pariwisata kembali diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar dan mempercepat proses pemulihan pandemi.

“Ini adalah bentuk dari kolaborasi dan saya yakin dengan penandatanganan kesepakatan ini mudah-mudahan kita bisa mendorong kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif di Papua dan juga di Bali, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas,” imbuhnya.

Direktur Politeknik Pariwisata Bali, Ida Bagus Putu Puja, menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Menparekraf dalam acara penandatanganan MoU antara Poltekpar Bali dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua.

“Seperti yang kita ketahui bersama, Poltekpar Bali sebagai salah satu perguruan tinggi dibawah naungan Kemenparekraf/Baparekraf berkomitmen dalam mengembangan SDM pariwisata Indonesia. Oleh sebab itu, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah provinsi Papua yang sudah bersedia bekerja sama dengan kami untuk menjalankan komitmen tersebut,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua, Yimin Weya, mengucapkan terima kasih atas terjalinnya kerja sama. Pihaknya sangat membutuhkan kepedulian dan dukungan dari Menparekraf dan Poltekpar Bali, dalam membuka jurusan parekraf serta mengembangkan berbagai potensi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Papua.

“Papua yang terbentang lebih dari 6.000 kilometer persegi dan terbagi menjadi 29 Kabupaten/Kota memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. Namun, hal ini tidak sebanding dengan jumlah SDM pariwisata dan ekonomi kreatif yang tersedia di Papua. Oleh karena itu, kami sangat bersyukur dapat menjalin kerja sama yang baik ini dan dapat dipertemukan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” kata Yimin.

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani