Netral English Netral Mandarin
14:31wib
Barcelona yang tumbang di tangan Bayern Munich sehingga dipastikan tersingkir dari ajang Liga Champions 2021-2022. Hasil analisis dan investigasi penyidik Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya terhadap beberapa kecelakaan bus Transjakarta menunjukkan sebagian besar disebabkan oleh faktor kesalahan manusia.
Ini 8 Jenis Obat Covid-19 yang Mendapat Rekomendasi BPOM

Kamis, 15-Juli-2021 16:00

Ivermectin salah satu dari delapan obat yang direkomendasikan BPOM sebagai Obat Covid-19
Foto : Istimewa
Ivermectin salah satu dari delapan obat yang direkomendasikan BPOM sebagai Obat Covid-19
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi memberikan emergency use authorization (UEA) atau izin penggunaan darurat kepada sejumlah obat yang mendukung penanganan terapi Covid-19, termasuk ivermectin yang sebelumnya sempat ramai dibicarakan publik.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor PW.01.10.3.34.07.21.07 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Distribusi Obat dengan persetujuan Penggunaan Darurat atau EUA.

Dalam poin ketujuh isi edaran tersebut, BPOM memerinci delapan obat untuk mendukung penanganan terapi Covid-19, yaitu remdesivir, favipiravir, oseltamivir, immunoglobulin, ivermectin, tocilizumab, azithromycin, dan Dexametason (tunggal).

Dalam surat edaran itu, BPOM juga mengatur sistem distribusi dan mekanisme pelaporan pemasukan dari distributor obat sebagai upaya pemantauan di tengah kelangkaan obat pendukung penanganan terapi Covid-19.

Kepala BPOM Penny K Lukito belum memberikan pernyataan terkait terbitnya SE ini, namun pada akhir Juni 2021 lalu BPOM memberikan Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) Ivermectin sebagai obat Covid-19.

Kala itu Penny mengatakan, keputusan pemberian PPUK itu diambil berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebut bahwa Ivermectin dapat digunakan dalam lingkup uji klinik, karena dalam sejumlah publikasi global,  Ivermectin telah digunakan untuk menanggulangi Covid-19.

"Pendapat yang sama diberikan badan otoritas obat yang memiliki sistem regulatori yang baik seperti The United States Food and Drug Administration (FDA) dan European Medicines Agency (EMA), karena data uji klinik yang ada saat ini belum konklusif menunjang penggunaan Ivermectin untuk Covid-19," imbuhnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP

Berita Terkait

Berita Rekomendasi