Netral English Netral Mandarin
05:59 wib
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta akan menerapkan sistem baru agar tak ada lagi surat hasil tes Covid-19 palsu. Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan bahwa keterisian tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) pasien Covid-19 di 101 rumah sakit rujukan telah mencapai 85 persen.
Ternyata Ini Bedanya Tes Swab, Antigen dan Rapid

Minggu, 20-December-2020 15:35

Kenali tes antigen dan swab.
Foto : IES
Kenali tes antigen dan swab.
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Belakangan ini, tes PCR rapid test, swab marak dibicarakan di tengah masyarakat. Mereka yang akan melakukan perjalanan ke luar kota diwajibakan memiliki hasil tes antigen atau PCR bagi yang menggunakan pesawat terbang.

Sebenarnya apa perbedaan dibalik tes yang menentukan Anda terpapar Covid-19 atau tidak.

Berikut penjelasan yang dilansir dari laman jurnal kedokteran;



Test rapid itu ada dua, yaitu rapid antigen dan rapid antibodi. Rapid yang dipakai di negara kita termasuk di pkm adalah rapid antibodi

Apa bedanya antibodi dengan antigen?

Antibodi adalah kekebalan khusus terhadap mikroorganisme (virus, bakteri) yang sudah terbentuk dan terdeteksi didalam darah yang dikenal dengan nama imunoglobulin (Ig).

Ig ada 2 yaitu IgM dan IgG. Kemudian apa bedanya? IgM (mula) adalah Ig yang terbentuk sebagai respon awal terhadap mikroorganisme...seiring dgn waktu IgM ini akan menurun dan digantikan oleh IgG yaitu imunoglobulin lanjutan yang akan bertahan beberapa bulan..
dan bila diberi suntikan booster IgG ini akan bertahan bertahun-tahun.

Sedangkan antigen adalah bagian dari tubuh kuman

Swab antigen berarti pemeriksaan apus hidung untuk mencari bagian2 tubuh kuman termasuk virus

Sedangkan SWAB PCR adalah pemeriksaan apus hidung untuk mendeteksi DNA virus covid19

Virus corona itu ada 4 genus yaitu : alfacorona, betacorona, gamma corona dan deltacorona*. masing2 genus memiliki ciri DNA yang berbeda...di alam ini Allah tidak pernah menciptakan DNA yang sama walau satu genus korona...

Apa kelemahan rapid antibodi? Rapid ini bisa reaktif bila ada imunoglobulin terhadap genus korona yang tidak spesifik bisa alfa, beta, delta, dan gamma.

Sedangkan covid19 disebabkan oleh betacorona. Jadi rapid antibodi tidak bisa dijadikan acuan diagnosis covid19.

begitu pula dengan swab antigen akan positif bila tertangkap materi tubuh dari korona manapun dan tidak bersifat spesifik  untuk covid19 atau beta corona dan pemeriksaan ini tidak bisa dijadikan dasar diagnosis..

Hanya SWAB PC lah yang jadi dasar diagnosis covid19....karena ia memeriksa adakah DNA Betacorona atau tidak

Dalam swab pcr ditentukan CT yang kurang 40 dinyatakan positif.

apa itu CT? CT singkatan dari Cycle Treshol artinya pada putaran keberapa DNA virus mulai terdeteksi....semakin sedikit putaran yang sudah terdeteksi virus covid berarti nilai CT rendah...dan CT rendah menunjukan jumlah virus yang banyak...dan semakin banyak putaran baru terdeksi DNA covid berarti CT besar ini menunjukan jumlah virus sedikit.

Seandainya hasil rapid antibodi dan PCR benar-benar dilakukan  pada penderita yang sebenarnya covid19 maka akan diinpretasikan sebagai berikut :

Kondisi 1 : PCR SWAB Positif dan RAPID Negatif

ini terjadi pada pasen yang baru masuk virus terhirup ke lubang hidung atau mulut dan belum terbentuk Ig kekebalan, sehingga rapid tes negatif

Kondisi 2 : PCR SWAB Positif dan RAPID Positif

Ini terjadi pada pasen yang sedang mengalami infeksi akut covid dan sangat menularkan...dihidung positif dan kekebalan sudah terbentuk

Kondisi 3 : PCR SWAB Negatif dan RAPID Positif

ini terjadi pada pasien masa penyembuhan virus dihidung dan tubuh sudah hilang....dan kekebalan masih terbentuk....

Darah yang mengandung kekebalan inilah yang disebut plasma. Terapi Plasna artinya memasukkan darah plasma yang sudah mengandung kekebalan terhadap covid19 dan ini sangat efektif sebagai obat semacam ATS Anti Tetanus Serum untuk kuman tetanus atau SABU, serum bisa ular untuk racun ular.

 

Reporter :
Editor : Sulha Handayani