Netral English Netral Mandarin
07:18wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Ini Kunci Sukses Tempat Wisata Anda Dikenal Dunia

Jumat, 23-Juli-2021 04:00

Tempat wisata harus perkenalkan kearifan lokal.
Foto : Kemenparekraf
Tempat wisata harus perkenalkan kearifan lokal.
40

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mengasah dan meningkatkan keterampilan yang dimiliki di tengah tantangan pandemi COVID-19.

Sandiaga mengatakan masa pandemi COVID-19 memaksa para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan beradaptasi dalam berkarya. “COVID-19 ini memaksa kita untuk meningkatkan keterampilan kita karena 60 persen lapangan kerja yang akan kita temui di masa pandemi dan pascapandemi ini adalah lapangan kerja yang tidak ada sebelumnya,” kata Sandiaga.

Sandiaga menyebutkan pekerjaan-pekerjaan yang erat kaitannya dengan ekosistem digital dan virtualisasi ini muncul disebabkan oleh transformasi segala lini kehidupan ke aspek virtual. Sehingga, hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan yang harus dihadapi oleh masyarakat, termasuk para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Ada 34 juta pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif sekarang mengalami tekanan dan banyak di antara mereka yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Namun, saya yakin ekonomi kreatif kita bisa menghadapi tantangan tersebut dengan menghadirkan talenta-talenta yang bisa mengisi ekosistem ekonomi digital,”  tutur Sandiaga, dalam siaran persnya, Kamis, (21/7/2021).

Di sektor ekonomi kreatif sendiri, lanjut Sandiaga, sektor aplikasi, games, televisi, dan konten digital mengalami peningkatan di masa pandemi COVID-19. “Kalau kita melihat akselerasi digital ini mendorong masyarakat yang tadinya hanya berjualan secara online untuk menghadirkan konten-konten yang kreatif,” ucap Sandiaga.

Kemenparekraf/Baparekraf, lanjut Sandiaga, saat ini juga tengah mendorong digitalisasi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia lewat sejumlah program yang terangkum dalam “Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia”. “Lewat gerakan ini kita ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap karya anak bangsa dan juga mendorong para pelaku ekonomi digital untuk selalu berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi,” ungkap Sandiaga.

Dalam kesempatan ini, Sandiaga juga merangkul Glints sebagai platform digital pengembangan karier bagi generasi milenial untuk bekerja sama Kemenparekraf/Baparekraf meningkatkan keterampilan dan talenta pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air. “Sehingga para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif bisa menjadi _pandemic winner_ dengan tetap bertahan dan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat kita terutama yang berhubungan dengan transformasi menuju digitalisasi,” ucapnya.

Sandiaga juga berpesan agar para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk terus bekerja keras, bekerja tuntas dan ikhlas, serta bekerja cerdas dengan memanfaatkan jejaring relasi yang ada. "Saya yakin dengan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi, teman-teman bisa membangun karier yang baik," tutur Sandiaga.

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati