Netral English Netral Mandarin
00:35wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Ini Pesan Bang Emrus Buat Pegawai KPK yang Tak Jadi ASN

Kamis, 03-Juni-2021 05:00

Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing
Foto : Istimewa
Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebanyak 1.271 Pegawai KPK yang lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) resmi dilantik jadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Selasa (1/6/2021) kemarin.

Mengomentari hal itu, pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing berharap, setelah pelantikan tersebut KPK bisa lebih kencang tancap gas melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam mencegah dan memberantas korupsi di negeri ini.

"Di bawah kepemimpinan kolektif kolegial lima komisioner, KPK sudah bisa lebih kencang tancap gas melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya cegah dan berantas korupsi di negeri kita yang sudah menjadi patologi sosial kronis," kata Emrus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/6/2021).

Emrus menambahkan, dengan kekuatan 1,271 pegawai ASN, pencegahan dan pemberantaan korupsi di tanah air akan semakin sistematis, terarah, profesional, independen yang berbasis pada hukum posif.

Sementara bagi mereka yang belum beruntung menjadi ASN di KPK, Emrus berpesan supaya tetap berkarya di luar KPK dan bisa membantu negeri ini secepatnya lepas dari derita akibat perilaku koruptif oleh para koruptor.

"Berperan di luar institusi negara, KPK misalnya atau pemerintah, tidak kalah mulianya untuk kesejahteraan rakyat, kemajuan bangsa dan negara," ucap dia.

Emrus melanjutkan, jika mereka yang tidak menjadi ASN itu menganggap bahwa ada proses yang tidak sesuai hukum terutama mengenai TWK, maka bisa menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Jika masih ada dianggap belum sesuai dengan hukum, lakukan saja tahapan hukum, sebagai teladan melalui PTUN agar penyelesaiannya lebih formal dan kondusif," pungkas Emrus.

Seperti diketahui, ada 75 pegawai KPK yang tidak mengikuti pelantikan kemarin, karena mereka dinyatakan tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status menjadi ASN.

Beberapa pegawai KPK yang tak lolos tersebut di antaranya Novel Baswedan, Ambarita Damanik, Harun Al Rasyid. Nama-nama itu diketahui pegawai senior yang kerap berjasa menangani kasus-kasus korupsi besar. Selain itu, ada juga pegawai yang menempati posisi direktur seperti Sujanarko dan Giri Suprapdiono.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati