3
Netral English Netral Mandarin
15:43 wib
Menko Polhukam Mahfud MD membantah tudingan yang menyebut pemerintah melindungi jalannya Kongres Luar Biasa ( KLB) kubu kontra-Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan agar warga Jakarta untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat dan petir hari ini, Senin (8/3).
Ternyata Bisnis UKM Seperti Ini Paling Eksis di Masa Pandemi

Sabtu, 23-January-2021 02:00

Produk UKM yang masih eksis di masa pandemi.
Foto : YDBA
Produk UKM yang masih eksis di masa pandemi.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM  - Untuk mengetahui kondisi bisnis UMKM di berbagai daerah,Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) menyelenggarakan jelajah UMKM secara virtual.

Jelajah virtual yang diselenggarakan pada 22 Januari 2021 ini dilakukan YDBA ke 2 UMKM di Kalimantan Selatan, yaitu UMKM Madu Kelulut Sahabat dan UMKM Gula Semut La’ang Balangan.

Kedua UMKM tersebut merupakan UMKM binaan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Banua Lima di Tabalong Kalimantan Selatan. LPB Pama Banua Lima sendiri merupakansalah satu LPB yang didirikan YDBA bersama PT Pamapersada Nusantara untuk membina UMKM di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan.

Dalam jelajah virtual ini, Pemilik Madu Kelulut Sahabat, Khair Riftia dan Pemilik Gula Semut La’ang Balangan, Rinawati bercerita mengenai bagaimana mereka menjalankan bisnisnya di masa pandemi, mengapa memilih bisnis tersebut, apasaja manfaat produknya bagi kesehatan, bagaimana tantangan yang dihadapi,serta bagaimana pandemi berdampak kepada bisnis keduanya.

Di samping itu, Rinawati dan Khair Riftia juga memperlihatkan secara virtual bagaimana memproduksimadu kelulut serta memproduksi gula semutyang memiliki banyak varian rasa.

Bendahara Pengurus YDBA, Handoko Pranoto menyampaikan bahwa jelajah virtual yang bertema ‘Industri Kuliner, Tetap Eksis di Masa Pandemi’ ini sejalan dengan kondisi industri kuliner di masapandemi ini. Dimana industri kulinermenjadi salah satuindustri yang menciptakan trendan tetap eksis di masa pandemi ini, seperti produkkulineryang mendukung kesehatan, diantaranya produk madu maupun produk gula semut.

1.UMKM Madu KelulutSahabat Madu kelulut menjadi salah satu produk yang saat ini banyak diminati oleh masyarakat, terlebih madu dipercaya sebagai salah satu boosteruntuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pada tahun 2017, salah satu UMKM binaan LPB Pama Banua Lima, Khair Riftia memutuskan untuk melakukan budidaya madu kelulut yang dimulai dengan 20 koloni/ sarang dengan brandMadu Kelulut Sahabat. Seiring berjalannya waktu, permintaan akan madu semakin besar, hingga saat ini Khair sapaan akrabnya memiliki 150 koloni.

Seluruh madu yang dihasilkan dari koloni tersebut, dipasarkan oleh pria berusia 32 tahun ini ke pasar offline maupun online.Berbagai programyang diberikan oleh LPB Pama Banua Lima, seperti Pelatihan Branding dan Packaging pun mendukung Khair untuk memasuki pasar onlineyang omsetnyasaat inibisa meningkat 100?ri omset yang didapat di pasar offline.

2.UMKM Gula Semut La’ang BalanganPada tahun 2018, YDBA bersama PT Pamapersada Nusantara mendirikan LPB Pama Banua Lima untuk membina UMKM, salah satunya UMKM gula semut dengan brand“ La’ang Ba’langan” yang berarti “Gula Aren dari Balangan”.

Berbagai program pembinaanpun diikuti oleh UMKM ini, seperti Pelatihan Basic Mentality dan Kewirausahaan,Pelatihan Branding & Packaging,Pelatihan Pembukuan Sederhana, Pelatihan dan Pendampingan 5R, Pelatihan PembuatanProduksi Gula Semut Berbasis SNIdan lainnya.

Saat ini produk La’ang Ba’langan memiliki 6 varian rasa antara lain gula semut original, gula semut jahe, gula semut kunyit sirih, gula semut kunyit jeruk nipis, gulasemut temu lawak, dan gula semut kunyit

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani