Netral English Netral Mandarin
09:40 wib
Indonesia menempatkan tiga wakilnya pada babak perempat final Toyota Thailand Open 2021 yang akan berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Jumat (22/1). Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan mulai 25 Januari hingga 8 Februari 2021.
Inilah Sosok Almarhum Pimpinan Pondok Pesantren Ashshiddiqiyah di Mata Ulama

Minggu, 13-December-2020 20:50

KH Noer Muhammad Iskandar
Foto : Antara
KH Noer Muhammad Iskandar
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Silaturahim Kiai dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia (MSKP31) KH Z Arifin Junaidi mengatakan KH Noer Muhammad Iskandar merupakan sosok yang tidak mengenal kata lelah dalam berjuang.

"Beliau siap mengobarkan apapun untuk perjuangannya," katanya, Minggu, (13/12/2020).

Bahkan, ujar dia, almarhum rela mengorbankan banyak hal terutama demi kelancaran Majelis Silaturahim Kiai dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia.



Sebagai salah satu orang yang dekat dengan almarhum, KH Z Arifin Junaidi mengaku kehilangan sosok KH Noer Muhammad Iskandar yang meninggal sekitar pukul 13.58 WIB.

Menurut dia, sikap rela berkorban dan tidak mengenal kata lelah tersebut dapat diteladani oleh siapa saja terutama generasi muda saat kini. "Itu yang perlu diteladani dan diteruskan," katanya.

Tidak hanya dikenal tanpa lelah, pengasuh Pondok Pesantren Ashshiddiqiyah Jakarta tersebut juga diketahui senang bersilaturahim, bahkan ke daerah jauh dan terpencil sekalipun.

Dalam bersilaturahim, kiai yang akrab disapa Abah Nur tersebut tidak pernah membedakan lawan komunikasinya, baik itu dari kalangan bawah, menengah hingga tokoh penting di Tanah Air.

Ia juga menceritakan semasa hidup KH Noer Muhammad Iskandar pernah bertekad agar pesantren-pesantren di Tanah Air bisa hidup mandiri termasuk dari sisi ekonominya.

Sebelum wafat, tokoh kelahiran Banyuwangi, 5 Juli 1955 tersebut, berpesan agar pesantren yang ada di Indonesia jangan sampai terpecah belah.

"Satukan pandangan, satukan langkah jangan mau dipecah belah hanya untuk kepentingan pihak lain," ujarnya menyampaikan pesan KH Noer Muhammad Iskandar.

Dilansir Antara, pesan itu disampaikan KH Noer Muhammad Iskandar sebab khawatir melihat pesantren merupakan kelompok yang mudah percaya karena sikap berbaik sangka pada orang yang datang.

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sulha Handayani