Netral English Netral Mandarin
22:51wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Inilah Tempat Wisata Terbaik di Banyuwangi yang Wajib Anda Kunjungi

Kamis, 18-Februari-2021 17:40

Keindahan pantai di Banyuwangi
Foto : Kemenparekraf
Keindahan pantai di Banyuwangi
36

BANYUWANGI, NETRALEWES.COM - Di tengah pandemi Covid-19, Banyuwangi mengajak Anda untuk datang melihat langsung keindahan destinasi wisata tanta ada rasa takut terpapar covid-19.

Pasalnya, setup pengelola obyekwisata menerapkan CHSE Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan)

 Salah satu program yang paling dekat dan akan menarik perhatian adalah Festival Banyuangi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung penyelenggaraan Banyuwangi Festival 2021, sebagai salah satu upaya untuk menggeliatkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Banyuwangi Festival 2021 merupakan kalender wisata yang sudah memasuki tahun ke-10, dengan menghadirkan 102 event dari berbagai macam atraksi. Pelaksanaan festival tersebut mengusung konsep _colorful hybrid_ yang memadukan antara luring dan daring. Hal ini dilakukan agar kreativitas masyarakat Banyuwangi tetap berjalan, meskipun di tengah pandemi.

“Saya sangat bersemangat mendukung Banyuwangi Festival 2021, sebagai daya tarik pariwisata daerah untuk kembali membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif. Banyuwangi dengan kalender kegiatannya, telah dinobatkan sebagai kota festival terbaik dan menjadi rujukan destinasi pariwisata Indonesia,” ujar Menparekraf Sandiaga,siaran persnya, Kamis, (18/2/2201).

Menparekraf mengatakan penyelenggaraan event tersebut memberikan dampak yang positif bagi perekonomian masyarakat Banyuwangi. Hal tersebut di dukung dari data tahun 2019 yang menunjukkan bahwa PAD naik Rp29 miliar, angka kemiskinan menurun 7,52 persen, PDRB naik 157,5 persen, dan pendapatan perkapita naik 149 persen.

“Untuk itu, saya berharap dengan adanya Banyuwangi Festival ini kita bisa bangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, menumbuhkan ekonomi, dan kita membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” ujarnya.

Menparekraf juga mengimbau agar masyarakat Banyuwangi tetap melakukan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin untuk menekan penularan COVID-19. Dengan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan selalu rajin mencuci tangan. Selain itu juga 3T yakni testing, tracing, dan treatment. “Dengan penerapan protokol kesehatan, mudah-mudahan kita bisa segera keluar dari pandemi dan himpitan ekonomi,” kata Sandiaga.

Sementara, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, menuturkan tahun 2021 menjadi harapan baru bagi bangkitnya Banyuwangi Festival. Dengan menggunakan teknologi baru yang telah disesuaikan dengan era _now normal_ dan disiarkan secara berbeda dengan view 360 derajat, akan memberikan pengalaman dan sensasi baru bagi para peserta. Dengan teknologi ini masyarakat juga bisa belanja produk-produk UMKM dari rumah.

“Ini sebagai salah satu solusi kami agar pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tetap bisa produktif dan transaksi tetap dapat dilakukan secara online,” ujarnya.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani