Netral English Netral Mandarin
15:29wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Intip Kisah Cinta Greysia Polii, Menikah di Usia 33 dengan Pengusaha Perhiasan Hingga Ciuman Pertama Kali di Hari Pernikahan

Selasa, 03-Agustus-2021 11:30

Greysia Polii saat menikah dengan pengusaha perhiasan.
Foto : IDN Times
Greysia Polii saat menikah dengan pengusaha perhiasan.
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Nama Pebulutangkis Greysia Polii dan Apriyani Rahayu sedang menjadi perbincangan dan pusat perhatian, karena keberhasilannya meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021) kemarin. 

Selain sepak terjang di dunia karir, kehidupan pribadi Greysia pun turut menjadi sorotan. Misalnya saja dari segi kehidupan percintaannya. 

Greysia sendiri sudah menikah pada 23 Desember 2020, disaat usianya menginjak 33 tahun. Dia menikah dengan seorang pengusaha perhiasan dan berlian bernama Felix Djimin. 

Melalui sebuah unggahan video singkat di Instagram TV pribadi, Felix sempat membagikan secuil kisah perjalanan percintaan keduanya. Felix mengaku, awalnya mengenal kakak dan keponakan dari Greysia karena satu gereja. 

Suatu hari ketika Felix sedang bersantai di depan toko usahanya, Greysia lewat bersama dengan keluarganya itu. Mereka lantas berbasa-basi berkenalan dan mengetahui Greysia seorang atlet bulu tangkis. 

Felix saat itu sedang mengalami cedera di bagian pergelangan kakinya dan dalam waktu dekat akan melakukan perjalanan ke pedalaman. Felix lantas menduga, Greysia tentu memiliki kenalan terapis untuk mengatasi pergelangan kakinya yang sedang bermasalah. Dimulai dari situlah, muncul kedekatan antara mereka berdua. 

“Orang ini baik juga ya. Paling aku cari punya karakter baik, mungkin bisa kenal lebih jauh, siapa tahu ada kesempatan,” ujar Felix, dikutip dari video singkat yang dia bagikan. 

Lebih lanjut Greysia paparkan bahwa dia telah bermain bulutangkis sedari kecil di Manado. Dia sudah pergi ke Jakarta sejak usia delapan tahun dan masuk klub, di usia 10 tahun sudah masuh asrama, hingga usia 15 tahun masuk Platnas sampai saat ini. 

Di tengah kesibukannya berkarir, dia mengaku mencari laki-laki yang cinta Tuhan. Greysia ungkap Felix sendiri selalu mengajaknya doa bersama. Greysia bahkan sempat bingung, pasalnya sebelum main bahkan Felix mengajak Greysia untuk berdoa. 

“Dia selalu ajak doa bareng. Sebelum main, doa dulu yuk. Modus ya,” ujar Greysia tertawa. 

Greysia menduga, Felix memiliki perasaan dalam hati bahwa Greysia harus memiliki support system yang benar. Greysia lantas merasakan ketulusan dari Felix, meski hanya sebagai teman saat itu. 

Lebih lanjut Felix mengakui bahwa hubungan yang dimiliki keduanya hanyalah sedikit, bagaikan menjalani hubungan jarak jauh. Perbedaan profesi juga membuat keduanya banyak melakukan pengorbanan hati dan perasaan. 

Diakui Greysia, di tengah menjalani hubungan yang serius tetapi merasa komunikasinya kurang. Bahkan mereka hanya memiliki waktu bersama apabila Felix sedang menghantarnya ke bandara. 

Greysia akui, di tengah menjalani hubungan, timbul argumentasi, mengapa Felix mau bertahan dengannya. Tetapi Felix meyakinkan Greysia dengan jawaban: “I think it is my calling”. 

“Saya sangat apresiasi dan respct dengan pengorbananfelix yang mau dukung sampai sebegitu jauhnya, sehingga membuat saya yakin mau hidup dengannya for the rest of my ife,” ujar Greysia. 

Greysia percaya, Tuhan selalu menghadirkan orang yang akan mendukung 100 persen, bahkan 1000 persen. Seperti Felix yang menurutnya sudah banyak menunggu dan berkorban untuk orang yang hidup tidak hanya untuk dirinya, keluarga dan orang sekitar, melainkan lebih besar dari itu, yakni untuk bulutangkis dan lainnya. “Saya nggak yakin, kalau laki-laki lain bisa bertahan,” sambung dia. 

Melihat pengorbanan Felix, Greysia mengaku berusaha agar kehidupannya lebih seimbang. Dirinya kemudian mengintropreksi diri untuk Felix, keluarga dan orang sekitar. Felix sendiri menilai bahwa menghadapi perbedaan bukan dengan cara mengubah orang lain atau pasangan, tetapi lebih banyak mengubah diri kita sendiri. 

Keduanya lantas bersyukur dan berterima kasih kepada keluarga, teman dan orang yang sangat mendukung keduanya. Keduanya sadar, tanpa restu dan berkat bantuan, tidak mungkin hubungan keduanya bisa sampai sejauh ini. 

“Terima kasih, being the one, tidak hanya kata, tapi juga rasa, tindakan, perlakukan, pengorbanan waktu. Mengasihi saya tulus apa adanya. Saya berterima kasih dan bersyukur pada Tuhan,” ujar Grace. 

Di momentum pemberkatan pernikahan Gresysia bahkan berterima kasih pada Felix yang sudah menghargai dan menghormatinya sebagai seorang wanita. Keduanya sudah berjanji untuk melakukan ciuman pertama di hari pernikahan. 

“Terima kasih sudah menghargai dan menghormati saya sebagai seorang wanita. Berjanji melakukan firs kiss on our wedding day,” ujar Greysia saat hari bahagia mereka berdua. 

 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani

Berita Terkait

Berita Rekomendasi