Netral English Netral Mandarin
04:06wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Ironi Formula E Batal di Monas, EK: Mau Ditanyain Mengkeret, Siapa yang Gak Gondok!

Kamis, 07-Oktober-2021 09:50

Gubernur Anies Baswedan
Foto : Twitter/Anies Baswedan
Gubernur Anies Baswedan
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gegara Formula E tak jadi digelar di Monas, Gubernur Anies Baswedan mendapat kecaman sejumlah pihak. Eko Kuntadhi pun ikut menyindirnya.

“Lokasinya belum pasti. Ujian belum dilakukan. Studi kelayakannya belum jelas.  Tapi sudah ngucurin duit ratusan miliar,” kata Eko Kuntadhi, Kamis 7 Oktober 2021.

“Pas mau ditanyain, mengkeret. Siapa yang gak gondok!” imbuhnya.

Kecaman serupa sebelumnya juga disampaikan oleh PDIP DKI Jakarta. 

Dinukil detik.com, Anggota PDIP mengkritik keputusan ajang balap Formula E batal digelar di Monas, Jakarta Pusat. PDIP mengatakan belum adanya venue untuk balap mobil listrik adalah sebuah hal yang ironi.

"Justru itu yang menjadi ironis, Pemprov DKI mengadakan kegiatan yang menghabiskan anggaran hingga triliunan rupiah namun belum mengetahui di mana lokasi balapannya," kata Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Ima Mahdiah kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).

Ima kemudian mempertanyakan infrastruktur yang telah disiapkan untuk menyiapkan kawasan Monas sebagai sirkuit balap. Dia mengatakan uji coba pemasangan aspal hingga infrastruktur yang telah dibuat di Monas yang menghabiskan uang rakyat menjadi sia-sia.

"Dan bagaimana infrastruktur yang sudah dibuat di Monas menggunakan uang rakyat, jadi sia-sia begitu saja," kata dia.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta itu kemudian menyinggung pihak yang membandingkan Formula e dengan sirkuit Mandalika. Ima mengatakan gelaran Moto GP di Mandalika sudah jelas waktu pelaksanaan dan lokasinya.

"Ini ironis karena mereka membandingkan balapan Formula E dengan Moto GP Mandalika yang sudah jelas akan diadakannya kapan, lokasinya di mana, dan studi kelayakannya terbuka," kata dia.

Oleh sebab itu, Ima mengatakan PDIP akan tetap mengajukan hak interpelasi. Sehingga akan menjadi terang persoalan Formula E ini.

"Kami dari Fraksi PDI Perjuangan justru ingin membuka tabir ini dengan jalan hak interpelasi, agar semua hal yang ditutup-tutupi ini menjadi terang," kata dia.

Sebelumnya, JakPro memastikan gelaran Formula E tetap lanjut. JakPro kini tengah menyiapkan lima venue untuk gelaran Formula E.

"Venue yang jelas bukan di Monas, itu saja clue-nya," kata Direktur JakPro, Gunung Kartiko kepada wartawan, Rabu (6/10).

Gunung menjelaskan hingga kini lokasi Formula E di Monas terkendala perizinan dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, JakPro memutuskan mencari lokasi lainnya yang tetap menunjukkan ikon kota Jakarta.

JakPro telah menyiapkan lima venue alternatif, di antaranya kawasan Senayan dan Pantai Maju-Bersama. Hal itu diungkapoleh Wagub DKI Jakarta.

"Macam-macamlah (lokasinya), di antaranya di Senayan, di Pantai Maju Bersama, dan lain-lain," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (6/10).

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sulha Handayani