Netral English Netral Mandarin
01:56wib
Aparat dari satuan TNI dan Polri akan menjadi koordinator dalam pelaksanaan tracing (pelacakan) Covid-19 dalam Pemberlakuan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) yang kembali diperpanjang. Presiden Joko Widodo memberi kelonggaran selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.
Isu Hati Ayam Mengandung Racun, Apa Boleh untuk MPASI Anak? Ini Penjelasannya

Senin, 05-Juli-2021 11:32

Polemik seputar hati ayam.
Foto : Good Food.
Polemik seputar hati ayam.
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Apakah Anak Anda gemar makan hati ayam? Atau Anda ingin mencoba mencampurkan hati ayam sebagai Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) bayi Anda? 

Jika ya, Anda perlu menyimak informasi berikut ini. Apalagi sempat beredar informasi meresahkan yang menyatakan bahwa hati ayam menganduk toksin atau racun. Lantas pakah benar demikian? 

“Hati memang tempat untuk metabolisme toksin namun tidak untuk menyimpan toksin tersebut. Hati justru mengandung zat besi, zinc dan berbagai vitamin,” ujar dr Yovita Ananta SpA MHSM IBCLC, dikutip dari infografis yang diberikan, dikutip pada Senin (5/7/2021). 

Hati ayam disebut kaya akan nutrisi. Beberapa diantaranya seperti kalsium, magnesium, fosfor, zinc dan Vitamin. Beragam vitamin yang dimaksud diantaranya adalah Vitamin A, B1, B2, B6, B12, Vitamin C, Vitamin E, Omega 3 dan Omega 6. 

“Hati ayam mengandung banyak zat gizi penting yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Salah satu zat gizi penting yang kandungannya cukup tinggi adalah zat besinya,” terang dr Yovita. 

Kandungan zat besi hati ayam bahkan lebih tinggi dibanding hati sapi, daging sapi cincang, bayam, brokoli, daging kambing dan daging bebek. 

Bayi sendiri memerlukan 10,8 mg zat besi setiap harinya. Seorang anak perlu 84 gram hati ayam untuk memenuhi kebutuhan zat besinya. Apabila digantikan dengan daging sapi, maka perlu sebanyak 378 gram daging sapi. 

Namun katanya hati ayam ini mengandung kolestrol dan apakah baik untuk anak?

“Betul, tetapi karena anak (terutama di bawah dua tahun) masih perlu kolestrol untuk tumbuh-kembangnya, anak tidak perlu menghindari kolestrol seperti dewasa,” kata dia berdasarkan kata healthychildren.org.

Lantas, bagaimana cara megolah hati menjadi MPASI yang aman untuk bayi dan anak? 

Utamanya, hati ayam harus dimasak betul-betul matang. Tidak boleh setengah matang atau 3/4 matang. 

Olah hati menjadi masakan yang disukai bayi dan anaknya, misalnya dengan ditumis, dibuat opor, semur dan lain-lain. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani