3
Netral English Netral Mandarin
17:04 wib
Jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Italia sudah melampaui 100 ribu orang. Kondisi itu membuat Italia menjadi salah satu negara yang mencatatkan rekor kematian tertinggi. Politisi Partai Demokrat (PD) versi kongres luar biasa (KLB) Max Sopacua membantah informasi yang menyebut pihaknya menjanjikan imbalan Rp100 juta untuk para kader partai yang bersedia menghadiri KLB
Isu PDIP Dukung Anies di Pilkada, Muannas Ingatkan Politik SARA di 2017 Masih Membekas

Sabtu, 06-Februari-2021 21:16

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid
Foto : Youtube
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid menyayangkan jika benar terjadi PDIP mengusung Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta yang akan datang.

Pasalnya, menurut Muannas, menangnya politik SARA di Pilkada DKI 2017 lalu menjadi ‘noda hitam’ bagi demokrasi di Indonesia yang sulit dimaafkan.

Hal itu disampaikan Muannas mengomentari kabar yang menyebut PDIP tidak menutup kemungkinan mengusung Anies di Pilkada DKI Jakarta mendatang.

"Sayang banget kalo bener sampai terjadi. Menangnya Politik SARA dalam Pilkada DKI lalu ‘noda hitam’ bagi demokrasi kita yg sulit dimaafkan," tulis Muannas di akun Twitternya, Sabtu (6/2/2021).

Sebelumnya, beredar kabar PDIP membuka peluang mendukung Anies di Pilkada DKI yang rencananya akan digelar pada 2024 mendatang. Namun kabar tersebut dibantah Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta.

"Enggak benar kalau DPD mencalonkan Anies, enggak seperti itu. Karena kalau soal penetapan calon itu kewenangan DPP partai, khususnya ibu ketua umum," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono saat dihubungi di Jakarta, Jumat (5/2/2021).

Gembong menjelaskan, PDIP telah memiliki mekanisme partai terkait proses pencalonan dan penjaringan calon kepala daerah.

"Partai punya mekanisme, ada penjaringan dan penyaringan, ada sekolah partai, itu mekanisme baku di PDIP. Sementara tugas DPD melakukan penjaringan dari nama-nama yang direkrut. Hasil penjaringan kita serahkan ke DPP untuk penyaringan. Kan seperti itu, dari beberapa kandidat masuk sekolah partai untuk dicalonkan gubernur dari PDIP," ungkapnya.

Ketika ditanyakan lagi, Gembong tak bicara lugas mengenai kemungkinan PDIP DKI Jakarta mempertimbangkan nama Anies untuk diusulkan ke DPP PDIP.

Selain itu, menurut Gembong, PDIP memiliki banyak kader terbaik sebagai stok calon kepala daerah. "Kalau soal siapa namanya itu DPP, tapi PDIP punya stok banyak yang bisa didorong ke DKI Jakarta," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati