Netral English Netral Mandarin
00:58wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Jadi Tuan Rumah U20 2022, Anies Bakal Perbaiki Iklim, FH: Pohon di Monas Ditebang, Iya Nggak Nies?

Sabtu, 04-September-2021 10:05

Gubernur Anies Baswedan
Foto : Antara
Gubernur Anies Baswedan
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ferdinand Hutahaean menyentil keras Gubernur Anies Baswedan terkait pernyataan Anies tentang menjadi tuan rumah U20 2022 akan berkomitmen perluas jangkauan perbaikan iklim.

“Ngebacot sih gampang, mudah, tanpa beban dan tak ragu walau yang disampaikannya hanya omong kosong,” kata Ferdinand Huatahaean, 4 September 2021.

“Jakarta hingga saat ini adalah kota terburuk udaranya, Pohon di Monas ditebang. Dan parahnya, Anies tak kerjakan apapun utk perbaikan iklim. Benar ngga Nies? Ngga ada kan?”

Untuk diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri Urban 20 (U20) Mayors Summit 2021 bersama para pemimpin G-20 yang dilangsungkan secara daring, dengan tuan rumah Kota Roma dan Milan, Jumat (3/9/2021) malam. 

Pada tahun 2022 mendatang, Indonesia akan memimpin Presidensi G-20, dan Kota Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan U20 dengan tema “Recover Together, Recover Stronger”.

Sebagai ibu kota negara yang tergabung dalam anggota C40 dan UCLG, Anies menyambut positif kolaborasi dalam upaya mengatasi krisis iklim bersama kota-kota terbaik di dunia dan akan memastikan kontinuitas dalam U20 2022.

Dalam sambutannya, Anies menyampaikan Jakarta mendorong semua pemimpin kota U20 untuk berkolaborasi, bersatu, dan memperluas upaya terbaiknya untuk memenuhi target kolektif dari Perjanjian Paris dan SDGs. 

"Dalam upaya ini kami juga terus akan meningkatkan integrasi vertikal dalam pembuatan kebijakan dan implementasinya dengan negara-negara sahabat," terang Anies seperti dilansir Berita Satu.

Selain itu, Anies juga membahas mengenai enam fenomena pascapandemi yang kota-kota harus hadapi bersama. Pertama, tentang perumahan yang produktif dan terjangkau. Kedua, masa depan industri perumahan di perkotaan. 

Ketiga, akses mobilitas yang berkelanjutan untuk penduduk. Keempat masa depan dunia kerja dengan adanya pengangguran secara global, serta tuntutan keahlian-keahlian baru untuk mendukung industri berwawasan lingkungan dan ekonomi digital.

Kelima, berkurangnya interaksi sosial yang berpengaruh terhadap kesehatan mental penduduk, dan keenam, bertambahnya jumlah yatim piatu, serta bagaimana kota dapat menjamin masa depan mereka.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta juga telah menghadiri U20 Mayors Summit yang diselenggarakan di Buenos Aires pada tahun 2018, di Tokyo pada 2019, dan di Riyadh pada 2020 secara virtual.

U20 merupakan platform diskusi di antara para pemimpin kota untuk menyuarakan pesan kolektif dan solusi inklusif kepada para pemimpin G20 tentang peran signifikan kota dalam pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan peran kota sebagai ekonomi global dan pemimpin politik.

Pembentukan U20 yang digagas oleh Wali Kota Paris dan Wali Kota Buenos Aires pada tahun 2018. Anggota U20 berjumlah 21 kota. Sejak tahun 2019, Urban 20 tercatat sebagai engagement groups dalam G-20.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli