3
Netral English Netral Mandarin
08:40 wib
Ketua Majelis Tinggi Partai Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku merasa bersalah karena pernah memercayai dan memberikan jabatan kepada Moeldoko ketika masih menjadi presiden. Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengucapkan terima kasih setelah terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam kongres luar biasa (KLB) kubu kontra-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Jakarta Tidak Masuk Kalendar Balap Formula E Tahun Ini, FH: Ini Balapan Mobil atau Balapan Korupsi?

Minggu, 24-January-2021 16:27

Ferdinand Hutahaean
Foto : Istimewa
Ferdinand Hutahaean
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Politisi Ferdinand Hutahaean masih menyoroti ajang balapan Formula E yang sedianya bakal di gelar di Jakarta tahun lalu. Ferdinand mempertanyakan apakah Balapan Formula E ini adalah balapan mobil listrik atau malah balapan korupsi?

Pasalnya dana yang dikeluarkan untuk ajang balapan tersebut sudah sudah cukup besar, namun ternyata balapan tidak jadi digelar. Yang dipermasalahkan adalah, ternyata Federation Internationale de l’ Automotive (FIA) sebagai promotor penyelenggara tidak memasukan Jakarta pada musim 2020-2021 padahal sudah bayar uang muka senilai 11 juta poundsterling. Padahal sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta beralibi balapan tidak digelar pada tahun 2020 karena ditunda.

“Jadi sebetulnya BALAPAN FORMULA E INI BALAPAN MOBIL LISTRIK ATAU BALAPAN KORUPSI?” tulis Ferdinand di akun Twitternya, Minggu (24/1/2021).

Mantan anggota Partai Demokrat itu menyarankan Gubernur Anies Baswedan untuk menyurati FIA agar tetap bisa masuk jadi penyelenggara pada musim ini.

“Kalau saya Gubernur Jakarta, saya akan menyurati FIA untuk mengalihkan Fee Formula E 2019/2020 sebesar 20 Juta Pound sebagai Fee untuk musim 2020/2021,” kata Ferdinand.

“Tak perlu bayar lagi apalagi baru uang muka sebesar 11 Juta Pound. Dan faktanya FIA tak masukkan Jakarta sebagai tuan rumah. Mengapa Gubernur ini tak cerdas?,” tambahnya.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati