Netral English Netral Mandarin
15:48wib
TNI Angkatan Udara melayangkan permintaan maaf atas peristiwa kekerasan yang dilakukan dua oknum prajuritnya terhadap warga sipil di Merauke, Papua, Senin. Pemerintah Amerika Serikat kembali mengimbau kepada para penduduk dan pemukim kembali mengenakan masker guna mencegah infeksi virus corona (Covid-19) varian Delta.
Jalur Sepeda Mau Dibongkar, Geisz Chalifah Sindir Anggota DPR 'Otaknya Dikit'

Minggu, 20-Juni-2021 22:00

Geisz Chalifah
Foto : Istimewa
Geisz Chalifah
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Loyalis Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Geisz Chalifah menyindir anggota DPR yang mengusulkan agar jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman- Thamrin dibongkar.

Melalui akun Twitternya, Geisz mengaitkan usulan tersebut dengan adanya pasal dalam RUU KUHP yang mengancam orang yang menghina lembaga negara seperti DPR dengan hukuman pidana dua tahun penjara.

"Ada usulan dalam KUHP menghina lembaga DPR akan terkena hukuman 2 tahun," cuit @GeiszChalifah, Sabtu (19/6/2021).

"Tapi kalau ada anggota DPR Otaknya Dikit meminta jalur sepeda dibongkar (Gue bukan pesepeda) terus orang itu ga boleh dibilang Tololllll gitu?" sindir Komisaris Ancol itu.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengevaluasi eberadaan jalur sepeda permanen di Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

Sahroni bahkan mengusulkan agar jalur sepeda itu sebaiknya dibongkar supaya dapat dilalui oleh semua pengguna jalan.

"Mohon kiranya Pak Kapolri dengan jajarannya, terutama ada Korlantas di sini, untuk menyikapi jalur permanen dikaji ulang, bila perlu dibongkar dan semua pelaku jalan bisa menggunakan jalan tersebut," kata Sahroni dalam rapat Komisi III DPR dengan Polri, Rabu (16/6/2021).

Pasalnya, politisi Partai NasDem itu berpendapat kalau jalur sepeda tersebut berpotensi menimbulkan diskriminasi terhadap pengguna jalan lainnya.

"Jika ini tidak dikaji ulang atau dibongkar, khawatir para pengguna transportasi lain juga meminta kepada pemerintah untuk dibuatkan jalur khusus juga," ujar Syahroni.

Menanggapi usulan itu, Jenderal Listyo menyatakan pihaknya setuju apabila jalur tersebut dibongkar sambil mencari solusi terbaik untuk mengatasi persoalan yang timbul akibat adanya jalur khusus itu.

"Prinsipnya, terkait dengan jalur sepeda, kami akan terus mencari formula yang pas, kami setuju untuk masalah (jalur) yang permanen itu nanti dibongkar saja," kata Kapolri.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P