Netral English Netral Mandarin
16:12wib
Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal saat kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Cileueur. Presiden Joko Widodo alias Jokowi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan moratorium penerbitan izin usaha baru untuk pinjaman online.
Jennifer Jill Ungkap Aktivitas Selama Rehab Narkoba, Hingga Anak Bungsu Sidak Keadaan Penjara saat Ultah

Minggu, 10-Oktober-2021 18:20

Jennirfer Jill ungkap aktivitasnya selama rehabilitasi.
Foto : Kompasiana
Jennirfer Jill ungkap aktivitasnya selama rehabilitasi.
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pebisnis sekaligus Istri dari Artis Ajun Perwira, Jennifer Jill ungkap aktivitas yang dia lakukan selama enam bulan rehabilitasi narkoba. Salah satu hal yang dia kenang, ketika anak bungsu yang berusia 13 tahun sidak keadaan seluruh penjara yang ibunya sedang tempati. 

Ipel, panggilan akrabnya sebut saat itu anak bungsu datang untuk merayakan ulang tahun ke-13. Tetapi tidak hanya datang untuk syukuran bersama sang ibu, dia juga turut hadir untuk melakukan cek penjara. 

“Mau lihat penjara bagaimana, apa yang mama lakukan. Dia (anak bungsu) cek semua, tempat parkir, kantiin, kantor petugas. Okay, your oke, they take care of you,” ujar Ipel, dikutip dari perbincangannya dengan Ivan Gunawan di Youtube, Minggu (10/10/2021). 

Tidak hanya itu, sang anak juga bertanya-tanya tentang toilet dan makanan yang dikonsumsi ibunya setiap hari. Anaknya mempertanyakan, apakah Ipel konsumsi makanan dari penjara.

Ipel merasa amat bersyukur, pasalnya begitu banyak orang yang mengasihinya, baik itu sahabat hingga para pengikutnya di media sosial. Padahal dia menyadari, dirinya bukanlah artis, tidak pernah main sinetron ataupun memiliki karya khusus. 

Dari orang-orang yang perhatian itu, Ipel setiap harinya menerima kiriman makanan yang berlimpah. Setiap harinya Ipel konsumsi makanan dari para kerabat yang menghantar, bahkan Ivan juga menilai Ipel masih memiliki tubuh yang sehat dan montok seperti sebelum tersandung kasus narkoba. 

Wanita sosialita itu tak menduga, bahwa lokasi dimana dirinya direhabilitasi, yakni Balai Besar Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido memiliki fasilitas amat lengkap. Misalnya saja dari segi kesehatan, ada dokter, bisa check up kesehatan, dokter gigi, layanan fisioterapi dan lain-lain. 

“Unbelievable. Amaze dengan sebegitu besarnya fasilitas. Jadi pemakai narkoba harusnya bukan masuk penjara, tapi harus direhabilitasi. Masuk penjara nggak menyelesaikan masalah,” tegas dia. 

Di BNN Lido, dia menjumpai banyak voluntir, mantan pemakai narkoba yang melayani konseling, diperiksa mental, fisik dan bagaimana bisa mengelola diri. Misalnya apabila diketahui ada permasalahan dalam mengelola emosi, maka akan diarahkan untuk mengikuti seminar manajemen kemarahan, sesuai asesmen. “Kalau emosi gampang meledak-ledak, mau bunuh diri, ada segmen lain,” sambung dia. 

 

“Di BNN Lido, i like that, maksudnya di situ banyak kegiatam ada sportnya. Lu nggak bego. Bego waktu ada di Polda. Bukan Polda jelek, tapi walaupun tetap bisa jalan, tapi itu di sel, tetap aja penjara,” kata wanita yang beberapa kali mencoba bayi tabung dengan Ajun. 

 

Selain merasa bersyukur dikelilingi kerabat yang perhatian dan memberi makanan, dia juga bersyukur karena keempat anak lelakinya begitu perhatian padanya. Melalui kasus narkoba ini, dia juga mencoba mengajarkan anak-anak soal tanggung jawab, di luar adanya permasalahan yang mendorong Ipel menggunakan barang terlarang itu. 

 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani