Netral English Netral Mandarin
02:34wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Jika 2 Orang Ini Dipecat dari Istana, Jokowi Disebut-sebut Bakal Aman, Netizen: Ganti dengan Faisal Basri dan Rocky Gerung

Sabtu, 24-Juli-2021 10:45

Presiden Joko Widodo
Foto : Setpres
Presiden Joko Widodo
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Posisi Presiden Joko Widodo disebut-sebut akan aman jika dua orang menteri Kabinetnya dicopot. 

Lucunya, warganet malah mengusulkan pengganti lain. Sementara lainnya memberikan komentar lain. Hal ini seperti tercermin di akun FB Mak Lambe Turah, Sabtu 24 Juli 2021.  

MLT: “Jadi presiden tidak gampang... herannya banyak yang pengen jadi Presiden?”

Luhut Tobing: “Jokowi yg lebih tau mana yg terbaik buat kepentingan bangsa dan negara,karena jkw berasal dari kalangan yg susah dl nya. Bukan seperti mantan2 yg lainnya. Apalagi hanya sekelas pengamat.”

Ridsyashi Bin Usman: “Kalau pak muldoko dan pak ngabalin dikeluarkan, diganti dengan Faisal Basri dan Rocky Gerung. Pasti akan damai kantong mereka.”

Bankgal M: “Pengamat PANSOS didengerin...masih banyak yg ilmu dan pengamatan/penjabaran nya lebih pintar emang suka drama-kontroversi ala Sinetron aja.”

Untuk diketahui, Ekonom Senior, Faisal Basri mengunkapkan cara agar Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendapat apresiasi dari masyarakat.

Faisal Basri menyarankan Presiden Jokowi agar mengeluarkan atau mengganti dua sosok di Istana.

Dua orang yang Faisal Basri sarankan pada Jokowi ini adalah Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko.

Hal itu disampaikan oleh Faisal Basri melalui cuitan di akun Twitter-nya @FaisalBasri pada Jumat, 23 Juli 2021.

"Pak Presiden Jokowi, niscaya rakyat akan apresiasi jika Bapak mengeluarkan Ngabalin dan Moeldoko dari Istana," cuit Faisal Basri seperti dikutip PikiranRakyat.com.

Ekonom senior itu menyarankan hal tersebut karena kerap kali Ngabalin dan Moeldoko membuat kegaduhan.

Ia juga menilai bahwa Presiden Jokowi tidak senang dengan orang yang membuat kegaduhan.

Oleh sebab itu, Faisal Basri menyarankan agar Ngabalin dan Moeldoko dikeluarkan dari Istana.

"Bapak Jokowi kan tidak suka dengan orang yang kerap bikin gaduh," tulis Faisal Basri.

Diketahui, Ngabalin selaku Tenaga Ahli KSP selalu mengatakan hal yang kontoversial yang berujung kegaduhan.

Salah satunya seperti pembelaan Ngabali terkait rangkap jabatan rektor Universitas Indonesia, Ari Kuncoro.

Sedangkan Moeldoko, ia sempat membuat kegaduhan besar di perpolitikan Indonesia.

Moeldoko terlibat dalam pengambilalihan secara paksa Partai Demokrat dari kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono.

Pengambilalihan Partai Demokrat tersebut sempat membuat gaduh di kala Indonesia tengah fokus penanganan pandemi Covid-19.

Bahkan upaya pengambilalihan tersebut hingga saat ini masih terus diupayakan oleh Moeldoko dan sejumlah mantan kader Demokrat lainnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P