Netral English Netral Mandarin
14:18wib
Publik dihebohkan dengan ucapan selamat hari raya dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada umat Baha'i. Video itu jadi sorotan karena Baha'i bukan salah satu dari enam agama yang diakui negara. Menaker Ida Fauziyah menyatakan karyawan dengan gaji di atas Rp 3,5 juta tetap bisa mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta.
Jika Ingin Usaha Dropshipper Anda Awet dan Terus Berkembang, Ikuti Cara Ini

Kamis, 24-Juni-2021 21:00

Ilustrasi belanja online.
Foto : e-millennium.com
Ilustrasi belanja online.
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menjalankan kegiatan dropship pada bisnis online terbukti sangat potensial di tengah pandemi saat ini . Oleh karena itu, bagi anda, terutama anak muda yang menjalankan usaha ini wajib memiliki kreatifitas dalam hal berbisnis. 

Menurut Michael Williem, Chief Executive Officer dari perusahaan startup Qasir, ada faktor-faktor yang harus diperhatikan, agar usaha dropship yang dijalankan berkualitas dan mendapatkan kepercayaan penuh dari supplier dan buyer.

Ia membagikan beberapa hal yang perlu diketahui usahawan agar usaha dropship bisa bertahan bahkan berkembang, seperti dilansir dari Antara, Kamis (26/6/2021), yaitu:

1. Pilih supplier yang bisa dipercaya. 

Hal ini adalah hal yang sangat krusial karena seluruh barang nantinya akan berasal dari supplier. Kemampuan menyaring dan menentukan kualitas suatu produk jadi skill mutlak yang harus dimiliki dropshipper. Memang mengasah kemampuan ini membutuhkan jam terbang tinggi, namun komunitas dropshipper yang saat ini sudah banyak, akan sering membagikan tips-tipsnya kepada anggota barunya.

2. Rajin update stok barang dan harga

Meskipun tidak memiliki stok barang, wajib bagi dropshipper untuk tahu jumlah stok terkini dan harga terbaru. Dengan demikian, konsumen akan percaya bahwa Anda adalah media yang cocok untuk bertransaksi. Tidak salah kalau Anda tertarik mendapat margin yang besar, namun perlu diketahui persaingan harga di e-commerce sangat ketat.

3. Personalisasikan foto produk yang dijual 

Meskipun biasanya foto produk sudah disediakan oleh supplier, penting untuk dropshipper mempersonalisasikan barang yang dijual. Hal ini juga divalidasi oleh Permatasuri.

“Sering terjadi, foto yang disediakan itu mirip dengan dropshipper lain. Baiknya sedikit luangkan waktu untuk membuat foto sendiri. Visualisasi barang jualan juga menjadi salah satu faktor kunci untuk menarik pembeli,” kata Permatasuri, seorang pengusaha tas sukses asal Depok Jawa Barat yang menjalin kemitraan dengan dropshipper.

4. Catat setiap transaksi

Michael menekankan pentingnya pencatatan transaksi. Kalau tidak dicatat, pelaku usaha tidak akan tahu bahwa mereka bertambah besar, karena yang dijual bukan barang sendiri. 

Terkait ini, Permatasuri menambahkan bahwa seringkali dropshipper menyepelekan proses transaksi.

"Padahal, pencatatan transaksi menjadi salah satu kunci kesuksesan usaha. Pemisahan modal usaha dan kas pribadi biasanya jadi tantangan bagi pemula,” kata Permatasuri.

5. Perkuat citra positif merek yang dijual

Karena tidak perlu memusingkan stok barang, penjual harus lebih bisa berfokus pada pembuatan konten dan komunitas konsumen, karena ini yang menjadi unique selling proposition seorang dropshipper. 

Menurut pengalaman Permatasuri, membangun citra positif sebuah brand itu tidak hanya melalui konten di media sosial, tapi juga bisa melalui komunitas. Dengan adanya komunitas, seorang dropshipper bisa mengetahui dengan jelas apa yang menjadi perhatian konsumen yang berkaitan dengan produk dan layanannya.

Meski harus diakui, pada bisnis dropship, kompetisinya terbilang tinggi dengan unique selling proposition relatif rendah, Michael tetap percaya bahwa dropship adalah bisnis yang menjanjikan bagi pemula.

“Jika ingin survive, naikkan unique selling proposition dengan tips di atas. Ketika merasa modal sudah cukup, Anda bisa mempertimbangkan untuk jadi reseller, atau bahkan distributor, dengan pengalaman menjadi dropshipper tadi. Untuk modal usaha pun, kini opsinya sudah banyak, misalnya lewat P2P lending,” imbuhnya.

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP